Hasil di Piala Davis ini membuat pelatih semakin yakin dengan komposisi petenis putra ke SEA Games 2015. Empat petenis tim Davis masuk pelatnas SEA Games.
MESKI sudah memastikan diri lolos ke semifinal Grup II Asia/Oseania Piala Davis, tim Indonesia tetap tampil perkasa dalam lanjutan pertandingan babak pertama Grup II Piala Davis menghadapi Iran di Lapangan Tenis Bukit Asam, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin. Dua partai tunggal yang dilakoni Aditya Hari Sasongko dan David Agung Susanto sukses dikonversi menjadi kemenangan.
Kemenangan mereka membuat Indonesia unggul 5-0 atas Iran. Hebatnya, lima partai itu dilalui tanpa kehilangan set. Kapten tidak bermain tim Indonesia, Roy Therik, mengungkapkan prestasi tersebut di luar prediksi.
"Menang dengan agregat lima kemenangan tanpa sekali pun kalah atas Iran sesuai dengan ekspektasi PP Pelti (Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia). Namun, tidak kehilangan satu set sama sekali selama tiga hari di luar ekspektasi kami," kata Roy seusai laga hari ketiga, kemarin.
Dua partai tunggal, kemarin, tidak lagi menggunakan skema terbaik dari lima set seperti tiga pertandingan sebelumnya. Tiket semifinal yang sudah digenggam Indonesia membuat pertandingan tunggal itu hanya menggunakan skema 'terbaik tiga set' karena tidak lagi menjadi partai penentu.
David yang mengawali laga hari ketiga menghadapi Mohsen Hossein Zade sukses merengkuh kemenangan 6-4, 6-4. Hossein Zade yang berperingkat lebih tinggi ketimbang David dalam daftar rangking dunia sempat membuat David kewalahan. Ia bahkan sempat unggul di set kedua. Namun, dukungan penuh publik Palembang membuat David bangkit dan menang.
Di pertandingan berikutnya, Aditya yang tidak memiliki peringkat dunia baik untuk nomor tunggal maupun ganda juga sukses mengatasi Shahin Khaledan yang memiliki peringkat 1.581 dunia. Petenis 26 tahun yang merupakan petenis kidal itu membungkam Khaledan 6-2, 6-1.
Kemenangan atas Khaledan sekaligus membalas kekalahan Aditya atas petenis 24 tahun itu di Shiroodi Sports Complex, Teheran, Iran, empat tahun silam pada ajang serupa. Kala itu, meski Indonesia mengemas kemenangan 3-2, Aditya dikalahkan Khaledan 1-6, 6-7, 3-6.
"Walau sudah tidak menentukan, saya coba keluarin apa yang sudah dilatih Om Roy. Mengeluarkan yang terbaik dan alhamdulillah cara ini berhasil. (Kemenangan) ini untuk pertandingan jangka panjang," kata Aditya seusai laga.
Persiapan SEA Games Roy menambahkan pertandingan Piala Davis menjadi salah satu persiapan menuju SEA Games 2015 Singapura. Keempat petenis yang membela Indonesia kali ini juga tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games. Hasil di Piala Davis membuat Indonesia semakin yakin akan komposisi petenis putra.
"Ini sebagai salah satu persiapan SEA Games. Saya sebagai pelatih akan melayani mereka dan juga mendorong mereka untuk bermain dengan standar tinggi baik saat menyerang maupun bertahan," kata Roy. Di Singapura, Indonesia menargetkan meraih perak.
Sementara itu, lawan Indonesia pada semifinal Grup II Asia/Oseania hingga berita ini ditulis, belum ketahuan. Pakistan dan Kuwait yang menjadi calon lawan Indonesia di semifinal masih imbang 2-2. Di semifinal Grup II Asia/Oseania lainnya, Filipina akan menghadapi China Taipei.