Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH daerah haruslah memberi perhatian kepada atlet lokal bila ingin nama daerah terangkat hingga ke pentas nasional. Mustahil prestasi cemerlang akan diraih kalau hanya mengandalkan keberadaan keluarga olahragawan saja.
Hal itulah yang diungkapkan mantan raja kelas menengah ringan Asia Hendrik Simangunsong di Rantau Prapat, Labuhan Batu, Sumut. Menurutnya, selama dirinya menjadi petinju tak pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan di daerah.
"Bagi saya, perhatian pemerintah daerah harus benar-benar dilakukan. Jangan sekadar bicara di media saja tapi pada kenyataannya tak dilakukan," ujar Hendrik dengan nada gemas.
Ia mengungkapkan kekesalannya itu setelah putranya, Greece Savon Simangunsong tak mendapatkan perhatian ketika tampil di Kejuaraan Daerah Tinju Elite di Tarutung, Sumut, 26-29 Juli lalu. Dalam ajang itu Savon meraih medali emas di kelas 69 kg.
Savon tetap tampil penuh semangat. Hanya karena dukungan keluarga sajalah membuat dia gigih berlaga. "Saya tak tahu lagi nanti bagaimana kelanjutannya. Rencana Savon pada 20 Agustus nanti akan berangkat mengikuti kejuaraan terbuka antarsasana se-Indonesia di Jakarta," tambah Hendrik.
Menurut Hendrik, ia sudah coba berkomunikasi dengan Ketua KONI Labuhanbatu Ali Akbar Hasibuan. Namun hasilnya nihil karena KONI tak punya dana untuk membantu.
Hendrik mengungkapkan, mestinya ada 7 petinju Labuhanbatu yang tampil di kejurda tersebut. Namun, karena ketiadaan dukungan pemda, hanya Savon dan Bima yang tampil dengan biaya pribadi. Bima mendapat perunggu kelas 60 Kg.
"Kami tidak mendapatkan bantuan sedikitpun dari pihak manapun untuk tampil di kejurda ini. Kemenangan ini saya raih karena dukungan orangtua dan kakek," ungkap Savon.
B Simangunsong selaku sesepuh olahraga di Labuhanbatu, menyesalkan kurangnya perhatian pihak-pihak terkait terhadap atlet berprestasi. "Pada saat saya menjadi ketua Pertina Labuhanbatu, belum pernah terjadi seperti ini," papar B Simangunsong.
Dia berharap kondisi ini tak terjadi lagi. Sebab atlet berprestasi manapun pasti akan tergiur tawaran daerah lain yang lebih memperhatikan. B Simangunsong menyebut petinju putri Suzen Ramsi Simangunsong, sudah pindah ke Bekasi, Jawa Barat karena faktor tiadanya perhatian. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved