Federasi Atletik Rusia Minta Atlet Doping kembali Medali Olimpiade

Antara
06/7/2017 23:07
Federasi Atletik Rusia Minta Atlet Doping kembali Medali Olimpiade
(AP Photo/Matt Dunham)

FEDERASI Atletik Rusia pada Kamis (6/7) mendesak atlet yang didiskualifikasi dari Olimpiade Beijing dan London karena doping mengembalikan medali mereka ke Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"Ketaatan pada peraturan fair play internasional dan kembalinya lambang Olimpiade adalah salah satu syarat untuk rehabilitasi atletik Rusia di panggung internasional," kata federasi tersebut dalam pernyataan di lamannya.

Federasi Atletik Rusia diskors pada 2015 setelah sebuah laporan mengejutkan oleh Badan Anti Doping Dunia (WADA) mengungkapkan bukti doping yang disponsori negara dalam olahraga tersebut.

Para bintang atletik Rusia, kecuali satu atlet yang tinggal di Amerika Serikat, absen pada Olimpiade Rio de Janeiro musim panas 2016 lalu dan sebagian besar dari mereka akan absen dalam Kejuaraan Dunia di London bulan depan.

Federasi, yang secara terbuka telah meminta para atlet untuk mengembalikan medali mereka setidaknya dua kali di masa lalu, mengatakan bahwa jika mereka tidak melakukannya dapat membahayakan usaha federasi untuk mendapatkan kembali keanggotaan di Federasi Atletik Internasional (IAAF).

Sementara, federasi juga menambahkan bahwa sejauh ini ada empat atlet yang telah mengembalikan medali mereka. Salah satunya ialah sprinter Anton Kokorin, yang merupakan bagian dari tim estafet 4x400 meter pria Rusia yang meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008.

Keseluruhan tim estafet didiskualifikasi setelah dilakukan pengujian kembali sampel dari salah satu anggotanya, Denis Alekseyev, yang menunjukkan adanya jejak zat terlarang turinabol steroid.

Federasi tersebut mengatakan pada Februari 2017 bahwa 23 medali, termasuk 11 yang diterima dalam cabang estafet, harus dikembalikan setelah pengujian kembali sampel dari Beijing dan London.

Dalam beberapa bulan terakhir, IAAF secara total telah menyatakan bersih 24 atlet Rusia, termasuk pelari juara dunia 2015 Sergey Shubenkov, untuk bersaing sebagai atlet netral setelah mereka menunjukkan bahwa mereka berlatih di lingkungan yang memenuhi persyaratan antidoping. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya