Delapan Oknum Polda Sumsel terkait Pungli Diperiksa di Mabes Polri

Dwi Apriani
05/4/2017 19:09
Delapan Oknum Polda Sumsel terkait Pungli Diperiksa di Mabes Polri
(Ilustrasi MIcom)

SEBANYAK delapan dari 15 oknum anggota Polda Sumatra Selatan yang diduga terlibat dugaan penyuapan dalam seleksi calon anggota polisi periode 2015-2016 telah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa intensif oleh penyidik Propam Mabes Polri.

"Sementara baru delapan yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/4).

Awal kasus itu terkuak setelah penyidik Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) menyita uang Rp4,7 miliar dari delapan oknum anggota Polda Sumsel yang diduga terlibat kasus dugaan penyuapan dalam seleksi anggota polisi periode 2015-2016.

Kemudian jumlah oknum polisi Polda Sumsel yang terlibat bertambah menjadi 15 orang. Kasus tersebut saat ini ditangani oleh Propam Mabes Polri.

Rikwanto menuturkan, penyidik saat ini masih mengumpulkan bukti berupa sejumlah dokumen seleksi calon anggota polisi periode 2015-2016.

Menurut dia, terkuaknya kasus ini merupakan keberhasilan kinerja Mabes Polri, yakni tim Saber Pungli dan Divisi Propam Mabes Polri. Namun di sisi lain, juga merupakan hal yang memprihatinkan.

"Ini shock therapy bagi Polda lain yang menyelenggarakan rekruitmen calon polisi," tegasnya.

Dalam rekruitmen calon anggota Polri, katanya, Polri menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi untuk menjaga kualitas sistem seleksi.

"Kami harapkan tidak ada lagi anggota yang bermain dalam rekrutmen," ujarnya.

Atas perbuatannya, sejumlah oknum polisi itu terancam hukuman pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.

"Ancamannya bisa didemosi, tidak dipromosikan, tidak boleh sekolah, sulit naik pangkat. Maksimal mereka bisa diberhentikan dengan tidak hormat," katanya. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya