Penyelundup Bawang dan Ayam Bangkok Dicegah

Hendri Kremer
06/3/2017 12:45
Penyelundup Bawang dan Ayam Bangkok Dicegah
(MI/Hendri Kremer)

KOLABORASI Kanwil Direktorat jenderal Bea Cukai (DJBC) Aceh dan Kanwil DJBC Khusus Kepri yang dilakukan selama 30 hari berhasil mencegah penyelundupan 3 kapal penyelundup yang akan memasukkan berbagai barang ilegal ke Indonesia seperti bawang, pakaian bekas, dan ayam Bangkok.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi (PSO) Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo beberapa tangkapan berhasil dilakukan petugas dan beberapa orang tersangka penyelundupan berhasil diamankan.

"Kolaborasi ini sangat membantu memberikan asistensi agar kerugian negara di daerah lain bisa dikurangi akibat aksi penyelundupan," katanya, kemarin.

Beberapa kapal yang berhasil ditindak itu antara lain KM Jasa Ibu dari Thailand tujuan Ujung Tamiang di perairan Tamiang Aceh pada 22 Februari 2017. Kapal bermuatan bawang merah 15 ton, ayam bangkok 50 ekor dan ballpres 10 karung, jumlah kru kapal yang berhasil diamankan sekitar 4 orang.

Tangkapan kedua, pada 28 Februari 2017, di perairan Sungai Air Masin Aceh Tamiang terhadap kapal penyelundup KM Jasa Ibu. Jumlah kru yang diamankan 5 orang dan jumlah muatan 30 ton bawang merah asal Thailand yang akan diselundkan ke Sei Air Masin Aceh Tamiang.

Adapun pada awal Maret ini satuan patroli berhasil menangkap KM Baiduri di perairan Sei Air Masin. Kapal itu berasal dari Thailand tujuan Sei Air Masin Kab Aceh Tamiang, dengan muatan bawang merah sebanyak 30 ton, dengan ABK 5 (lima) orang.

"Bertukar pengalaman dan berbagi keahlian kepada rekan-rekan di DJBC lainnya merupakan kewajiban yang harus kami lakukan. Kebetulan, Kepri merupakan sarang penyelundup sehingga kami banyak menimba ilmu dari pengalaman penangkapan aksi penyelundupan, dan bagaimana mendeteksi arah tujuan kapal tersebut. Ini merupakan rangkaian edukasi antar DJBC," ujar Raden Evy.

Sedangkan nilai tangkapan dari tiga kapal penyelundupan tersebut, hingga saat ini masih dalam perkiraan KPPBC Belawan. Perkiraan sementara total kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar puluhan juta. Kendati nilai tangkapannya tidak seberapa, setidaknya hal ini memberikan shock therapy bagi para penyelundup. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya