Puluhan Rumah Diterjang Banjir Bandang di Pidie

Ferdian Ananda Majni
27/2/2017 09:30
Puluhan Rumah Diterjang Banjir Bandang di Pidie
(MI/Ilustrasi/Amiruddin Abdullah)

PULUHAN unit rumah warga di sejumlah gampong di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh diterjang banjir bandang akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (26/2). Selain itu, 11 titik badan jalan nasional dan kabupaten ikut tertimbun tanah longsor.

Pelaksana BPBD Pidie Apriadi, Senin (27/2) mengatakan, puluhan unit rumah yang rusak dihantam banjir bandang itu berada di empat gampong yakni Gampong Ranto panyang, Blang Dhot, Pulo Seunong, dan Blang Bungong.

"Akibat hujan deras sepanjang malam, sungai Tangse meluap menyapu pemukiman warga sekitar pukul 20.45 WIB. 50 kepala keluarga korban banjir bandang di Gampong Blang Dhok dan Rantau Panyang, Kecamatan Tangse itu sudah dievakuasi," kata Apriadi.

Pihaknya bersama Satuan Kerja (Sataker) Jalan Nasional sudah membersihkan perumahan warga yang tertimbun tanah longsor serta jalan lintas negara Sigli-Meulaboh sehingga arus transportasi sudah kembali normal.

"Alhamdulillah, suasananya sudah agak normal. Meskipun ada sejumlah ruas jalan di berbagai titik terjadi longsor. Sampai saat ini, warga yang sudah mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih tinggi karena masih merasa was-was akibat hujan masih turun," terangnya.

Apriadi menambahkan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Ia mengimbau masyarakat agar waspada dan bersiaga bila intensitas hujan tidak kunjung reda karena banjir bisa kembali menerjang kawasan tersebut.

"Sewaktu-waktu banjir bisa datang lagi, mengingat musim penghujan masih terjadi dan curah hujan masih terus mengguyur wilayah pedalaman Tangse," lanjutnya.

Berdasarkan data BPBD, sebanyak tiga Gampong, yaitu Gampong Rantau Panyang, Gampong Blang Dhot dan Gampong Blang Bungong merupakan terparah terkena dampak banjir. Sebanyak 6 unit rumah warga rusak berat dan 44 unit rusak ringan. Sedangkan sekitar 50 kepala keluarga (KK) terkena dampak musibah banjir bandang.

"BPBD Pidie sudah mendata dan mengevakuasi korban serta menyiapkan 2 unit tenda untuk korban banjir tersebut," pungkasnya.

Berdasarkan perkiraaan cuaca, BMKG, hujan masih terus berpotensi hingga April mendatang dengan intensitas bervariasi. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya