Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Mahal

Ahmad Novriwan
13/2/2017 13:13
Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Mahal
(ANTARA/Ampelsa)

CUACA ekstrem dan angin kencang disertai hujan masih melanda wilayah Lampung hingga Senin (13/2) siang. Akibatnya nelayan masih enggan melaut karena gelombang laut tinggi. Keengganan nelayan itu pun berdampak pada melonjaknya harga ikan di pasar tradisional.

Angin kencang disertai hujan terjadi sejak Sabtu (11/2) hingga Senin (13/2) yang meliputi beberapa wilayah di Lampung. Gelombang laut tinggi yang mencapai lebih dari 2 meter terjadi di perairan Teluk Lampung dan Selat Sunda.

Karsa, warga Bumi Waras Bandarlampung mengaku tidak berani melaut mencari ikan di perairan Teluk Lampung, karena angin kencang menyebabkan gelombang laut tinggi. "Sekarang nelayan tidak melaut lagi, jadi harga ikan mahal," kata bapak dua anak tersebut.

Kapal-kapal nelayan di Kotakarang, Bandar Lampung, dan di tempat pelelangan ikan Lempasing, Pesawaran, terlihat hanya bisa bersandar. Nelayan yang biasa melaut, terpaksa mencari penghasilan lain untuk kebutuhan rumah tangga dengan bekerja serabutan.

"Cuaca di laut sedang tidak baik, jadi cari aman berdagang saja," tutur Doni, nelayan Gudang Lelang Bandarlampung.

Berkurangnya nelayan yang melaut, menyebabkan pasokan ikan di tempat pelelangan seperti di Lempasing dan Gudang Lelang berkurang. Harga ikan laut pun menjadi mahal di pasar tradisional Kota Bandar Lampung.

Pemantauan di pasar tradisional, harga ikan melonjak tinggi hingga 30%. Ikan kakap naik dari Rp45 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg, sedangkan ikan tongkol naik dari Rp35 ribu/kg menjadi Rp45 ribu/kg. Ikan tenggiri menjadi Rp85 ribu/kg dari sebelumnya Rp60 ribu/kg, ikan selar dari Rp50 ribu/kg menjadi Rp55 ribu/kg.

Kenaikan juga terjadi pada cumi-cumi dari Rp40 ribu/kg menjadi Rp50 ribu/kg. Juga Simba menjadi Rp60 ribu/kg dari Rp55 ribu/kg, dan ikan bawal naik dari Rp45 ribu/kg menjadi Rp50 ribu/kg. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya