Tokoh Cikatomas Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Kiai Sepuh

Kristiadi
29/4/2026 22:32
Tokoh Cikatomas Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Kiai Sepuh
Tokoh masyarakat Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Ustad Apan Sopandi.(Dok.Istimewa)

TOKOH masyarakat Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap kiai sepuh Abdul Yani (70), warga Kampung Surian, Desa Cayur. Desakan itu muncul setelah peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan seorang preman menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat, Ustaz Apan Sopandi, mengatakan warga mempertanyakan penanganan kasus tersebut dan berharap aparat bertindak tegas. “Preman tersebut sudah beberapa kali melakukan intimidasi kepada masyarakat sebagai pemilik lahan hingga terakhir menimpa kiai sepuh. Kejadian itu membuat korban pingsan dan harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Apan, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, korban mengalami trauma dan mengalami gangguan pada gigi akibat penganiayaan tersebut. Menurutnya, kasus intimidasi di Desa Cayur bukan terjadi sekali, melainkan sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan ketakutan di kalangan warga.

“Warga merasa terusik dengan adanya preman dari salah satu ormas yang melakukan intimidasi dan merusak tatanan sosial. Seharusnya keberadaan ormas membawa kemajuan bagi masyarakat, bukan menimbulkan konflik,” katanya.

Apan menambahkan, sejumlah warga sebelumnya juga mengaku menjadi korban dugaan perampasan lahan. Kondisi tersebut membuat masyarakat menolak bergabung dengan kelompok yang diduga melakukan intimidasi tersebut.

Menanggapi kasus tersebut, Polres Tasikmalaya telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial S. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dugaan penganiayaan terhadap Abdul Yani di wilayah Cikatomas.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. “Kami tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku berinisial S yang diduga menganiaya korban hingga mengalami luka di bagian wajah dan harus mendapat penanganan medis,” ujarnya.

Agus menegaskan, penyidik akan mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. Ia juga memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Kasus penganiayaan terhadap tokoh agama ini menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum serta menjamin keamanan di wilayah Cikatomas agar kejadian serupa tidak terulang. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya