Kasus Diare di Bengkulu Capai 561, Balita Jadi Perhatian

Marliansyah
29/4/2026 20:15
Kasus Diare di Bengkulu Capai 561, Balita Jadi Perhatian
Dinkes Kota Bengkulu(MI/Marliansyah)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mencatat sebanyak 561 kasus diare sepanjang tiga bulan terakhir atau pada Januari hingga Maret 2026 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, di Bengkulu, mengatakan, kasus diare tercatat sebanyak 561 kasus sejak tiga bulan terakhir sehingga telah dilakukan upaya pencegahan terus diperkuat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 158 kasus terjadi pada balita s hingga angka ini menjadi perhatian, meskipun belum terjadi lonjakan signifikan," katanya.

Saat ini, lanjut dia, Dinkes terus mengingatkan masyarakat bahwa diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan lingkungan dan pola hidup. Air konsumsi harus benar-benar aman, dimasak hingga matang dan tidak tercemar bakteri seperti E.koli maupun amuba.

Selain itu, pentingnya kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.

"Masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, terutama sumber air yang digunakan sehari-hari, agar tidak menjadi media penyebaran penyakit yang merupakan cara untuk mengantisipasi atau pencegahan lainnya," imbuhnya 

Lingkungan yang kotor, kata dia, dapat menjadi sumber penyebaran penyakit. Jika terkena diare, segera berikan oralit dan untuk anak-anak, pemberian Zinc selama 14 hari sangat penting untuk membantu pemulihan saluran pencernaan.

Selain itu, penggunaan antibiotik tidak dilakukan tanpa anjuran tenaga medis. Jika diare disebabkan oleh infeksi tertentu seperti amuba, pengobatan harus sesuai resep dokter.

Pencegahan adalah kunci utama dan jika masyarakat disiplin menerapkan PHBS maka angka kasus diare bisa ditekan. (MY)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya