BUMN Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Raja Ampat, Fokus Lingkungan dan Pemberdayaan

Heryadi
29/4/2026 15:56
BUMN Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Raja Ampat, Fokus Lingkungan dan Pemberdayaan
Lima belas BUMN termasuk Peruri mengikuti program TJSL di Raja Ampat, Papua.(Dok.Istimewa)

SEBANYAK 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Peruri, memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada 22–24 April 2026. 

Program ini difokuskan di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun dengan pendekatan terpadu yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Di Kampung Mutus, kegiatan diarahkan pada konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pada sektor lingkungan, dilakukan penanaman 2.000 bibit mangrove serta rehabilitasi terumbu karang melalui penanaman 650 fragmen karang di area seluas sekitar 225 meter persegi. 

Kegiatan ini melibatkan masyarakat dan pelajar setempat melalui edukasi lingkungan guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian alam.

Selain itu, program juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi selam bagi kelompok konservasi serta pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Delapan anggota kelompok binaan mencatat peningkatan kapasitas pengelolaan usaha dan kenaikan pendapatan hingga sekitar 87,5%. Program ini juga menghadirkan akses listrik bagi 119 rumah atau sekitar 500 penerima manfaat di Kampung Mutus. 

SEKTOR PENDIDIKAN
Di sektor pendidikan, bantuan diberikan kepada SD YPK Effata Mutus berupa renovasi fasilitas belajar dan penyediaan akses internet. Dukungan juga diberikan kepada SMPN 11 Raja Ampat dalam bentuk komputer, panel surya, dan buku pembelajaran.

Sementara itu, di Kampung Manyaifun, program difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar dan layanan sosial. Sebanyak 59 rumah mendapatkan akses listrik yang menjangkau 117 penerima manfaat, termasuk fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan layanan kesehatan.

Pada sektor pendidikan, dilakukan renovasi tiga gedung sekolah di SD YPK Imanuel Manyaifun, meliputi perbaikan ruang kelas dan fasilitas pendukung, termasuk akses internet. Program ini memberikan manfaat langsung bagi siswa dan tenaga pengajar. Selain itu, renovasi fasilitas ibadah juga dilakukan dan dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 150 warga.

Program kolaborasi ini melibatkan sejumlah BUMN, antara lain PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Indonesia Financial Group (IFG), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), AirNav Indonesia, PT Taspen (Persero), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dan Perum DAMRI.

Head of Corporate Secretary Peruri, Adi Sunardi, mengatakan partisipasi perusahaannya merupakan bagian dari komitmen menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

“Partisipasi Peruri dalam Program Kolaborasi TJSL BUMN di Raja Ampat merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

PEMBERDAYAAN SOSIAL
Menurut Adi, TJSL tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang melalui pemberdayaan sosial, peningkatan kualitas hidup, serta pelestarian ekosistem.

Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengelola Investasi BUMN, Edi Eko Cahyono, menegaskan kolaborasi antar-BUMN menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program. “Kolaborasi antar-BUMN ini kami dorong untuk menghadirkan program TJSL yang lebih terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan,” katanya.

Edi menambahkan, penguatan monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan agar program semakin efektif dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Melalui program ini, BUMN berharap dapat menghadirkan model implementasi TJSL yang terintegrasi dan berkelanjutan serta dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia. (Ant/E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya