Rinjani-Lombok Pertahankan Status UNESCO Global Geopark, Raih Green Card Kedua

Irvan Sihombing
28/4/2026 21:57
Rinjani-Lombok Pertahankan Status UNESCO Global Geopark, Raih Green Card Kedua
Lanskap tubuh Gunung Rinjani yang dilihat dari Desa Sembalun di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.(ANTARA/Sugiharto Purnama.)

KEBERHASILAN Geopark Rinjani-Lombok meraih Kartu Hijau dalam revalidasi UNESCO Global Geopark 2026 yang berlangsung di markas UNESCO di Paris, Prancis, pada Selasa (28/4/2026), menjadi bukti kuatnya komitmen mitigasi bencana dan edukasi di Nusa Tenggara Barat.

Proses revalidasi dilakukan secara menyeluruh oleh asesor UNESCO, yang tidak hanya menilai keindahan alam, tetapi juga dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan sekitar Gunung Rinjani.

General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, mengatakan mempertahankan status tersebut jauh lebih menantang dibandingkan meraihnya untuk pertama kali.

"Kartu hijau kedua itu adalah pengakuan dunia atas kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat," ujarnya dalam pernyataan di Mataram.

Qwadru menjelaskan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa tata kelola Geopark Rinjani-Lombok tetap memenuhi standar global, terutama dalam aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam empat tahun terakhir, pengelola mencatat berbagai inovasi, khususnya di bidang edukasi melalui integrasi materi geopark ke dalam kurikulum lokal di sekolah serta penguatan literasi geologi di tingkat komunitas.

Selain itu, aspek mitigasi bencana menjadi nilai tambah signifikan. Mengingat Lombok berada di kawasan rawan gempa tektonik, integrasi pengetahuan geologi untuk keselamatan wisatawan dan masyarakat lokal menjadi prioritas yang turut diapresiasi oleh tim asesor UNESCO. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya