Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.114 jemaah calon haji 1447 H/2026 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berpamitan dalam acara pengajian yang diselenggarakan di Grha Bung Karno Klaten, Selasa (28/4).
Pamitan jemaah calon haji yang menandai persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci, dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Forkopimda, Pj Sekda, petugas haji, dan tokoh agama.
Pada tahun ini, Kabupaten Klaten memberangkatkan 1.114 jemaah calon haji. Ini terdiri dari laki-laki 530 dan perempuan 584 jemaah. Mereka akan diberangkatkan dalam enam kloter.
Para jemaah terbagi dalam kloter 20, 59, 60, 61, 62, dan 81. Kloter 20 sudah berangkat Senin (27/4), kloter 59 Minggu (10/5), kloter 60, 61, 62 Senin (11/5), dan kloter 81 Rabu (20/5).
DIBERI LAUK
Jemaah calon haji dalam acara pamitan di Grha Bung Karno, secara simbolis diberi bekal lauk berupa kering kentang, kering teri, abon, srundeng kelapa, dan sambel pecel oleh Bupati Klaten.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan selamat kepada jemaah calon haji Kabupaten Klaten, yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
“Acara di Grha Bung Karno, hari ini, momen yang sangat istimewa. Bukan hanya sekadar acara seremonial pamitan, tetapi juga menjadi acara yang penuh doa dan harapan,” jelasnya.
Dia mengatakan ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan rohani untuk belajar tentang kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan, serta ketaatan kepada Allah SWT.
“Kepada seluruh jemaah calon haji Kabupaten Klaten, saya berpesan jadikan perjalanan ibadah ini sebagai pengabdian yang tulus, bukan untuk hal-hal duniawi,” kata Bupati Hamenang.
Selain itu, patuhi aturan dan arahan petugas, baik petugas dari Indonesia maupun dari Pemerintah Arab Saudi. Hal ini penting untuk kelancaran dan keselamatan selama prosesi ibadah haji.
“Para petugas haji, saya titipkan amanah untuk mendampingi, membimbing, dan melayani jemaah dengan sepenuh hati. Ini tugas mulia, yang insyaallah akan menjadi ladang pahala,” ujarnya.
SIAP FISIK DAN MENTAL
Salah satu jemaah calon haji, Retno Wiyani, 64, warga Perum Griya Prima, saat ditemui menyampaikan syukur alhamdulillah tahun ini bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Ia mengaku mendaftar haji pada 2012. Tetapi, tahun ini baru bisa berangkat atau setelah menunggu 12 tahun. Untuk keberangkatannya ke Tanah Suci juga sudah siap secara fisik maupun mental.
“Terkait bekal lauk yang diberikan kepada jemaah, kami terima kasih kepada Bupati Klaten. Kering kentang, kering teri, abon, srundeng, dan sambal pecel ini untuk lauk di Tanah Suci,” ujanya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved