Harga Gas Elpiji Nonsubsidi 12 Kg Naik Rp50 Ribu, Warga Banyak Beralih ke Gas Melon

Rendy Ferdiansyah
26/4/2026 19:12
Harga Gas Elpiji Nonsubsidi 12 Kg Naik Rp50 Ribu, Warga Banyak Beralih ke Gas Melon
Harga gas elpiji nonsubsidi 12 kg di Bangka naik Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per tabung.(MI/Rendy Ferdiansyah)

KENAIKAN gas elpiji nonsubdisidi yang begitu signifikan semakin memberatkan masyarakat di tengah sulitnya ekonomi saat ini.

Tak heran dampak dari kenaikan tersebut, banyak masyarakat yang tadinya menggunakan gas nonsubsidi kini beralih ke gas subsidi 3 kg.

Dampak lainya penjualan gas elpiji nonsubsidi mengalami penurunan dibandingkan sebelum ada kenaikan harga.

Aming salah satu pedagang gas nonsubsidi di Sungailiat Bangka mengatakan harga gas nonsubsidi kemasan 12 kg saat ini Rp245 ribu pertabung.

Padahal sebelumnya harga gas nonsubsidi tersebut hanya Rp205 ribu pertabung.

"Karena harga naik, kami pun terpaksa menaikan harga, rata-rata naik Rp40 ribu hingga Rp50 ribu untuk tabung 12 kg," kata Aming, Minggu (26/4).

Kenaikan harga ini menurutnya berdampak terhadap permintaan gas nonsubsidi 12 kg.

"Banyak yang datang mau beli gas nonsubsidi, tapi karena tahu harganya naik, mereka batal, dan kemungkinan beli gas Melon 3 kg atau gas subsidi," ujarnya.

Sementara Wati seorang ibu rumah tangga mengaku terpaksa beralih dari gas nonsubsidi ke subsidi.

"Kalau kemarin masih Rp205 ribu tabung 12 kg, sekarang sudah Rp250 ribu per tabung, dak sanggup lagi beli, apalagi keuangan rumah tangga sedang tidak baik-baik saja saat ini," kata dia.

Ia mengaku saat ini untuk kebutuhan memasak, dirinya terpaksa beralih ke gas elpiji 3 kg.

"Mudah didapat, asal ada tabung 3 kg bisa beli di warung Rp25 ribu," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Nurhalimah, banyak warung yang jual gas elpiji 3 kg dengan harga sedikit lebih mahal dari agen.

"Di warung ada yang jual Rp25 ribu hingga Rp28 ribu, ya masih murah lah di bandingkan dengan gas 12 kg yang sudah Rp250 ribu pertabung," kata dia.

Dengan beralih dari gas nonsubsidi ke gas subsidi, ia mengaku bisa menghemat pengeluaran. 

"Ya mau gimana lagi, ekonomi kami sulit saat ini, belum lagi harga bahan pokok naik, beralih ke gas subsidi saat ini merupakan pilihan tepat," tuturnya.

Ia berharap kenaikan gas nonsubsidi ini dapat kembali di pertimbangkan, mengingat sangat memberatkan masyarakat. (RF/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya