Pakubuwono XIV Purboyo Akhirnya Cabut Gugatan Terhadap Menteri Kebudayaan

Widjajadi
24/4/2026 18:44
Pakubuwono XIV Purboyo Akhirnya Cabut Gugatan Terhadap Menteri Kebudayaan
Menbud Fadli Zon menyerahkan SK Pengangkatan Panembahan Agung Tedjowulan sebagai penanggungjawab pengelolaan Keraton Surakarta.(MI/Widjajadi)

GUGATAN Sri Susuhunan Pakubuwono XIV Purboyo terkait dengan penunjukan Penembahan Agung Tedjawulan sebagai pelaksana Keraton Kasunanan Surakarta oleh Menteri Kebudayaan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta akhirnya dicabut.

Pencabutan dilakukan oleh Purboyo melalui kuasa hukumnya pada Kamis (23/4/2026) dan dikabulkan oleh majelis hakim yang menangani perkara nomor 129/2026/PTUN JKT.

Pengadilan PTUN Jakarta selain mengabulkan permohonan pencabutan gugatan, juga memutuskan penggugat (Sinuhun PB XIV Purboyo) membayar biaya perkara sebesar Rp375.000.

Advokat Sigit Sudibyanto selaku kuasa hukum Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta menyambut pencabutan tersebut. "Pencabutan itu merupakan momentum yang sangat ditunggu oleh LDA," ungkap Sigit saat dikonfirmasi Jumat (24/4/2026) sore.

Menurut dia, sudah saatnya segenap sentanadalem (elite trah inti Pakubuwono I–XIII) yang ada di Keraton Surakarta kembali bersatu dan bergandengan dengan pemerintah untuk merawat dan memelihara warisan budaya peninggalan leluhur sebagaimana regulasi yang ada.

Menurut dia, substansi Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 untuk menunjuk Tedjawulan sebagai pelaksana dan penanggung jawab pengelolaan keraton merupakan wujud nyata sinergitas pemerintah terhadap keluarga besar keraton warisan Mataram Islam tersebut.

"Dengan begitu, mereka akan sarujuk dan kompak melaksanakan amanat dari UU dan Perpres, terkait pengelolaan keraton sebagai warisan budaya," imbuh Sigit.

Gugatan PB XIV Purboyo kepada Menteri Kebudayaan didaftarkan ke PTUN pada 16 April 2026. Namun sebelum pokok perkara berproses, gugatan terkait penunjukan Penembahan Agung Tedjawulan sebagai pelaksana dalam pengembangan Keraton Surakarta dicabut.

Pernyataan Menteri Kebudayaan

Fadli Zon sebelumnya menyatakan penunjukan Tedjawulan telah melalui sejumlah pertemuan dan rapat. "Dan itu semua demi kemajuan kebudayaan nasional itu," kata Fadli Zon usai melantik Tedjawulan di Keraton Surakarta kala itu. (WJ/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya