Dua Rumah Rusak Berat akibat Pergerakan Tanah Terjang Cianjur

Benny Bastiandy
24/4/2026 14:04
Dua Rumah Rusak Berat akibat Pergerakan Tanah Terjang Cianjur
KAMPUNG Puncak Pasir Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diterjang pergerakan tanah. Bencana tersebut menimbulkan dampak kerusakan pada bangunan rumah warga.(MI/Benny Bastiandy)

PERGERAKAN tanah melanda Kampung Puncak Pasir, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga.

Camat Cibeber, Ardian Athoillah, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan dua rumah warga mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut.

“Iya, ada dua bangunan rumah warga yang rusak berat akibat pergerakan tanah,” kata Ardian, Jumat (24/4).

Dari dua rumah yang terdampak, satu di antaranya dipastikan tidak dapat dihuni kembali. Rekahan tanah yang terjadi telah mengubah struktur bangunan dan berpotensi menyebabkan ambruk jika terjadi pergerakan lanjutan.

“Ada satu rumah yang sudah tidak mungkin dihuni lagi,” ungkapnya.

Sebanyak tiga kepala keluarga yang menghuni dua rumah tersebut telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya rekahan tanah.

“Semuanya ada tiga kepala keluarga. Mereka sudah diungsikan ke tempat lebih aman,” ucap Ardian.

Selain dua rumah yang rusak berat, terdapat pula beberapa rumah warga lain yang terancam terdampak. Namun, jumlah pasti bangunan yang berisiko masih dalam proses pendataan oleh petugas.

“Ada yang terancam, tapi masih diasesmen BPBD,” pungkasnya.

Pergerakan tanah di kawasan tersebut terjadi bersamaan dengan bencana tanah longsor dan banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Cibeber setelah hujan lebat pada Rabu (22/4) malam. (BB/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya