Viral Perkelahian Dua Perempuan di Bandara Ngurah Rai Diduga terkait Arisan Bodong

Arnoldus Dhae
21/4/2026 09:58
Viral Perkelahian Dua Perempuan di Bandara Ngurah Rai Diduga terkait Arisan Bodong
Pemeriksaan di Polres Bandara Ngurah Rai.(MI/Arnoldus)

JAGAT maya dihebohkan dengan beredarnya video perkelahian hebat antara dua perempuan di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Insiden yang terjadi pada Senin (20/4/2026) tersebut diduga kuat dipicu oleh persoalan utang piutang dan investasi arisan berantai dalam jumlah besar.

Dalam rekaman video yang viral di berbagai platform media sosial, tampak kedua perempuan terlibat pertengkaran mulut yang sengit sebelum akhirnya terjadi kontak fisik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan pecah saat salah satu pihak mencoba mengadang pihak lain yang diduga hendak melarikan diri ke luar negeri, tepatnya Jepang.

Penjelasan Pihak Kepolisian

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, membenarkan peristiwa keributan tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas keamanan bandara dan kepolisian segera bertindak untuk meredam situasi agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang lain.

"Keduanya langsung diamankan petugas ke Mapolres Kawasan Bandara Ngurah Rai Bali untuk dilakukan penanganan awal," ujar Ipda I Gede Suka Artana saat dikonfirmasi oleh awak media.

Setelah kedua perempuan tersebut diamankan, sejumlah orang yang mengaku sebagai korban muncul di Mapolres. Mereka mengeklaim telah dirugikan oleh praktik arisan berantai yang dijalankan oleh salah satu perempuan yang terlibat perkelahian tersebut. Para korban disebut berasal dari berbagai daerah di Bali, dengan nilai kerugian yang ditaksir mencapai angka yang signifikan.

Catatan Kasus:
  • Lokasi Kejadian: Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.
  • Waktu Kejadian: Senin, 20 April 2026.
  • Dugaan Motif: Masalah arisan berantai dan utang piutang.
  • TKP Awal: Wilayah Karangasem, Bali.

Kasus Dilimpahkan ke Polda Bali

Mengingat sebaran korban yang cukup luas dan lokasi kejadian perkara (TKP) awal berada di wilayah Karangasem, Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai memutuskan untuk melimpahkan kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi.

"Guna penanganan lebih lanjut, kedua belah pihak selanjutnya diantar ke Polda Bali untuk proses penyelesaian maupun pelaporan lebih lanjut. Hal ini karena para korban tersebar di beberapa daerah di Bali," tambah Ipda I Gede Suka Artana.

Selama proses pemindahan ke Polda Bali, personel kepolisian melakukan pendampingan ketat terhadap kedua belah pihak. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi keributan susulan atau tindakan main hakim sendiri dari para korban yang merasa dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Bali masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penipuan bermodus arisan berantai tersebut. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya