Persijap Jepara Jaga Rekor tidak Terkalahkan, Mario Lemos Fokus Enam Laga Krusial

Akhmad Safuan
21/4/2026 09:50
Persijap Jepara Jaga Rekor tidak Terkalahkan, Mario Lemos Fokus Enam Laga Krusial
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos saat mempersiapkan tim menghadapi pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.(MI/Akhmad Safuan)

PERSIJAP Jepara sukses memperpanjang napas dalam persaingan ketat Liga Superleague 2025/2026. Kemenangan krusial 2-0 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Senin (20/4), tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Laskar Kalinyamat menjadi tujuh pertandingan beruntun.

Tambahan poin penuh ini mendongkrak posisi Persijap ke urutan 13 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Meski mulai menjauh dari zona merah, posisi tim kebanggaan warga Jepara ini belum sepenuhnya aman. Dengan sisa enam pertandingan, persaingan di papan bawah masih sangat cair mengingat selisih poin yang tipis dengan tim-tim seperti PSM Makassar, Madura United, hingga Persis Solo.

Strategi Mario Lemos di Agus Salim

Pelatih Persijap asal Portugal, Mario Lemos, mengakui bahwa laga melawan tuan rumah berjuluk Kerbau Sirah tersebut tidaklah mudah. Persijap sempat kehilangan ritme permainan di menit-menit awal akibat tekanan suporter tuan rumah dan solidnya pertahanan Semen Padang.

"Pertandingan cukup sulit. Kami sempat kehilangan kendali di lini tengah pada babak kedua setelah unggul 2-0 di paruh pertama. Saya memutuskan memasukkan empat pemain segar untuk menjaga keunggulan dan mengendalikan permainan agar tidak kecolongan," ujar Mario Lemos usai laga.

Statistik Persijap Jepara (Hingga Pekan ke-28):
Menang 7 Kali
Seri 7 Kali
Kalah 14 Kali
Poin 28 Poin
Status 7 Laga Unbeaten

Menghadapi 6 Final Tersisa

Perjuangan Laskar Kalinyamat untuk tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan akan ditentukan dalam enam laga sisa. Dari enam pertandingan tersebut, empat di antaranya akan dimainkan di kandang sendiri, sementara dua lainnya merupakan laga tandang.

Mario Lemos menekankan bahwa persiapan mental dan fisik menjadi kunci utama, terutama karena tiga dari lawan yang akan dihadapi merupakan penghuni papan atas klasemen. "Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya aman. Kami harus bekerja lebih keras lagi karena setiap tim memiliki karakteristik berbeda," tegasnya.

Berikut jadwal enam pertandingan krusial Persijap Jepara di akhir musim:

  • PSBS Biak (Jumat, 24/4)
  • Dewa United (Rabu, 29/4)
  • Persija Jakarta (Senin, 4/5)
  • Persita Tangerang (Minggu, 10/5)
  • Borneo FC (Minggu, 17/5)
  • Persib Bandung (Sabtu, 23/5)

Dengan modal tren positif tujuh laga tanpa kekalahan, Persijap optimistis dapat menyapu bersih poin di laga kandang demi memastikan satu tempat di Liga Superleague musim depan. Evaluasi teknis dan pematangan strategi terus dilakukan untuk menghadapi tim-tim besar yang sudah menanti di depan mata. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya