Antisipasi Kemarau Panjang, Bangka Tengah Bangun Lima Sumur Bor

Rendy Ferdiansyah
21/4/2026 09:36
Antisipasi Kemarau Panjang, Bangka Tengah Bangun Lima Sumur Bor
(MI/Rendy)

PEMERINTAH Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bergerak cepat mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada 2026. Sebagai langkah konkret, pemerintah setempat akan membangun lima sumur bor untuk menjamin pasokan air di area persawahan strategis.

Pembangunan infrastruktur pengairan ini difokuskan pada dua wilayah lumbung pangan, yakni Desa Namang dan Desa Belilik. Langkah ini diambil berdasarkan informasi dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi fenomena iklim ekstrem tahun ini.

Bupati Bangka Tengah, Algafri Rahman, menegaskan bahwa ketersediaan air bawah tanah menjadi solusi krusial agar produktivitas petani tidak terganggu saat sumber air permukaan mulai menyusut.

"Air bawah tanah atau sumur bor akan kami bangun sebagai antisipasi terjadinya kemarau yang diperkirakan bakal lebih lama. Kami ingin memastikan pola tanam petani di Desa Namang dan Belilik tidak terganggu," ujar Algafri pada Selasa (21/4).

Kolaborasi Lintas Sektor demi Ketahanan Pangan

Hadirnya lima sumur bor baru ini diharapkan menjadi jawaban permanen ketika sistem pengairan baku atau irigasi konvensional mengering akibat dampak cuaca ekstrem. Algafri mengaku telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak desa dan dinas teknis terkait.

"Saya sudah berdiskusi dengan Pak Kades dan teman-teman di Dinas PUPR agar proyek ini berjalan optimal. Fasilitas ini harus siap digunakan ketika kemarau berlangsung lama," tambahnya.

Menurut Bupati, keberadaan air sangat vital bagi keberlangsungan ekosistem persawahan. Dengan adanya sumur bor, aliran air ke sawah-sawah warga diharapkan tetap stabil meski dalam kondisi cuaca ekstrem sekalipun.

"Harapannya air nanti tetap mengalir karena itu sangat vital untuk persawahan. Jadi, kalau nanti cuaca ekstrem, fasilitas ini bisa langsung digunakan untuk menyelamatkan tanaman petani," pungkasnya. (I-2)

Rencana Mitigasi Kekeringan Bangka Tengah:
  • Lokasi Prioritas: Desa Namang dan Desa Belilik.
  • Jumlah Fasilitas: 5 sumur bor baru.
  • Tujuan: Menjaga pola tanam dan stabilitas pengairan sawah.
  • Dasar Kebijakan: Prediksi kemarau panjang BMKG tahun 2026.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya