Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan Gunung Semeru di Jawa Timur masih berada pada Level III (Siaga) hingga 15 April 2026.
Namun, evaluasi terbaru menunjukkan aktivitas vulkanik didominasi proses permukaan, berupa letusan kecil hingga menengah, guguran lava, serta awan panas yang sesekali terjadi meski kerap tidak teramati akibat cuaca berkabut.
Dalam laporan resmi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat 578 kali gempa letusan, 85 kali gempa guguran, serta 4 kali gempa awan panas selama periode pemantauan.
Awan panas teramati meluncur sejauh 2,5 hingga 3 kilometer ke arah tenggara. Sementara itu, material guguran lava yang menumpuk di sepanjang aliran sungai berpotensi berubah menjadi lahar jika bercampur dengan air hujan.
“Material guguran lava dan awan panas yang sudah diendapkan di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak Semeru berpotensi menjadi lahar. Interaksi dengan air sungai juga bisa memicu erupsi sekunder,” tulis Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam laporan PVMBG, Senin (20/4).
Berdasarkan kondisi tersebut, PVMBG merekomendasikan warga dan wisatawan tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, radius aman ditetapkan sejauh 5 kilometer dari kawah atau puncak untuk menghindari potensi lontaran batu pijar. Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
PVMBG menyatakan pemantauan aktivitas gunung api dapat diakses melalui aplikasi MAGMA Indonesia maupun situs resmi mereka, serta menegaskan bahwa status Siaga akan terus dievaluasi secara berkala.
Pemerintah daerah bersama BPBD diminta meningkatkan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Lumajang, guna memastikan respons cepat terhadap potensi peningkatan aktivitas.
Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan resmi demi keselamatan. (FL/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved