Peternak Ikan di Jatiluhur Menolak Digusur

Reza Sunarya
18/1/2017 13:59
Peternak Ikan di Jatiluhur Menolak Digusur
(ANTARA)

PETERNAK ikan di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat menolak digusur. Mereka beralasan penggusuran akan berdampak pada sektor tenaga kerja yang selama ini mengantungkan hidup dari keramba apung.

Sekitar 200 orang peternak ikan jaring apung, Rabu (18/1) mendatangi Kantor Kecamatan Jatiluhur Purwakarta,Jawa Barat. Merek meminta Camat Jatiluhur memfasilitasi agar para peternak dapat bertemu dengan Bupati Dedi Mulyadi yang menginisiasi pemberlakuan pengosongan waduk Jatiluhur dari keramba ikan.

"Kami minta Pak Camat memfasilitasi kami ingin bertemu bupati untuk menyampaikan penolakan pengosongan," kata Ketua Paguyuban Pembudidaya Ikan KJA Jatiluhur Yana Setiawan.

Menurut para peternak ikan, pengosongan keramba dinilai tidak memikirkan dampak sosial dan akan menambah jumlah pengangguran. Pasalnya, terang Yana, di lokasi jaring apung banyak buruh muat bongkar baik ikan maupun pakan, juga tenaga yang menunggu kolam.

"Pemda harus memikirkan dampak sosialnya, disini banyak tenaga kerja yang menggantungkan nasib mereka," ungkapnya.

Para peternak juga menolak dituding menjadi salah satu penyebab buruknya kualitas air waduk Jatiluhur lantaran pakan ikan dari budidaya ikan.

Seperti diketahui, pemerintah Kabupaten Purwakarta dan PJT II tetap menginginkan agar Waduk Jatiluhur dikosongkan dari usaha budidaya ikan. Saat ini terdapat 23 ribu kolam ikan yang sebagian besar pemiliknya bukan asli Purwakarta, melalinkan pengusaha pengusaha asal Jakarta dan daerah lainnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya