Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengukuhkan Paguyuban Sedulur Ambulans Klaten (SAK) di Pendapa Kabupaten Klaten, Minggu (19/4). Pengukuhan Paguyuban SAK dihadiri Forkopimda, Ketua DPRD Edy Sasongko, Pj Sekda Jaka Purwanto, serta Kepala OPD dan 400 relawan SAK.
Ketua Paguyuban SAK, Husni Thamrim, melaporkan sebanyak 185 ambulans relawan Kabupaten Klaten yang saat ini bergabung di paguyuban tersebut. “Ambulans relawan Paguyuban SAK tidak termasuk atau di luar ambulans rumah sakit, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan Klaten,” katanya.
Paguyuban SAK dari berbagai komunitas, antara lain Muhammadiyah, NU, MTA, LDII, serta forum keagamaan Katolik, Kristen, Hindu, dan Budha.
Menurut Thamrin, kehadiran Paguyuban SAK adalah untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, kebencanaan, sosial, dan kesehatan masyarakat. “Ambulans relawan SAK gratis untuk masyarakat. Tetapi, bagi yang siap infak kami juga terima. Semua akan dilayani sepenuh hati,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Anggit Budiarto, mengatakan sebagian ambulans yang tidak hadir karena ada tugas pelayanan masyarakat.
Kemudian, maksud dan tujuan pengukuhan Paguyuban SAK adalah meningkatkan sinergi dan koordinasi pelayanan masyarakat dengan Dinas Kesehatan. “Kegiatan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah ini sangat penting dalam rangka percepatan pelayanan transpotasi SAK,” ujarnya.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, berharap relawan SAK menjadi garda terdepan pemerintah daerah dalam membantu pelayanan masyarakat. “Relawan SAK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pelayanan masyarakat. Kami apresiasi dan terima kasih kehadirannya,” katanya.
Fungsi utama ambulans relawan SAK adalah transpotasi, bukan pelayanan kesehatan seperti ambulans rumah sakit, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan. “Kami berharap relawan SAK bisa memaksimalkan potensi pelayanan transpotasi masyarakat, selain solid bersinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Bupati Klaten. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved