Gratispol Internet Desa Kaltim Akselerasi Konektivitas Digital

Media Indonesia
19/4/2026 19:09
Gratispol Internet Desa Kaltim Akselerasi Konektivitas Digital
(MI/HO)

KOMITMEN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam memperluas akses internet hingga ke pelosok desa membuahkan prestasi di tingkat nasional. Melalui program unggulan Gratispol Internet Desa, Kaltim resmi memperoleh penghargaan sebagai Provinsi Pendukung Akselerasi Konektivitas Digital 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa ajang ini merupakan apresiasi bagi individu, komunitas, maupun institusi yang memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses serta literasi digital di Indonesia. "Kami mengapresiasi kolaborasi semua pihak yang telah mewujudkan perubahan nyata dalam memperkuat konektivitas digital nasional," ujar Meutya pada Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Keberhasilan Program Gratispol

Capaian gemilang Kalimantan Timur ini tidak lepas dari implementasi program Gratispol, khususnya subprogram Internet Desa Gratis yang diluncurkan sejak 21 April 2025. Program ini terbukti efektif memangkas kesenjangan digital di wilayah pedalaman.

Berdasarkan data terkini, program tersebut menghadirkan akses internet di 803 desa dari total 841 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim. Pemprov Kaltim kini tengah mengejar target untuk menuntaskan sisa 38 desa agar seluruhnya terjangkau internet pada tahun ini.

Target Konektivitas Kaltim:
  • Total Desa: 841 Desa
  • Telah Terkoneksi: 803 Desa
  • Target Sisa (2026): 38 Desa
  • Komitmen Keberlanjutan: Hingga 2029

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur hanyalah langkah awal. Ia menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat desa dapat memanfaatkan teknologi untuk produktivitas dan kesejahteraan.

"Akses internet harus diiringi dengan peningkatan literasi digital agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Terus perkuat literasi digital agar program internet desa berdampak positif bagi ekonomi dan sosial masyarakat," pesan Rudy Mas’ud.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemprov Kaltim berkomitmen terus meningkatkan kualitas jaringan serta memastikan keberlanjutan program hingga tahun 2029. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pemerataan akses digital melalui program Gratispol mampu memperkecil jurang informasi antara desa dan kota di Kalimantan Timur. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya