Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada sekitar pukul 00.05 WIB Sabtu (18/4) dini hari.
Kepergian sosok penting itu bukan hanya menjadi kehilangan besar bagi insan pers. Namun, juga bagi dunia pers lokal dan pemerintah daerah di Bumi Lancang Kuning.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengaku tak menyangka akan mendengar berita duka tersebut. Dirinya turut menyampaikan belasungkawa dan duka yang mendalam.
"Telah berpulang sosok yang berperan penting dalam mencerdaskan masyarakat dengan informasi dan pemberitaan di Riau. Secara pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Riau, saya turut merasakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Zulmansyah Sekedang," kata SF Hariyanto, Sabtu (18/4).
Ia mengajak masyarakat Riau untuk turut mendoakan almarhum agar diterima segala amal ibadah dan diampuni dosa semasa hidupnya.
"Mari kita sama-sama mendoakan, semoga Allah mengampuni dosa dan menerima segala amal ibadah almarhum. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran," ujarnya.
Dikatakannya, Zulmansyah merupakan sosok dengan kepribadian baik dan memiliki relasi yang luas.
"Beliau baik, dan memiliki pengaruh selama berkiprah di dunia pers. Tentu kita sangat kehilangan," ungkapnya.
Diketahui, Zulmansyah Sekedang mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta.
Semasa hidup, Zulmansyah dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan profesionalisme jurnalistik. Ia pernah memimpin PWI Riau sebelum akhirnya dipercaya menduduki posisi strategis di tingkat pusat sebagai Sekjen PWI.
Dalam perjalanan karirnya, ia aktif mendorong kebebasan pers yang bertanggung jawab, peningkatan kompetensi wartawan, serta menjaga kehormatan profesi di tengah dinamika industri media yang terus berkembang.
Pria kelahiran Aceh, 2 Juli 1972 tersebut dikabarkan mengalami serangan jantung sebelum meninggal dunia.
Rencananya, jenazah akan diberangkatkan dari Jakarta menuju Pekanbaru untuk dimakamkan. Almarhum akan disemayamkan di Rumah duka, Perum Sakinah 2 blok B No 7, Jalan Purwodadi.(RK/E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved