Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN imunisasi di Provinsi Aceh masih menjadi perhatian serius bagi otoritas kesehatan setempat. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, tercatat sekitar 281 ribu anak masuk dalam kategori zero dose atau belum pernah menerima imunisasi sama sekali selama periode 2021–2025. Angka ini menunjukkan realitas yang mengkhawatirkan, di mana dua dari tiga bayi di Aceh belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
Istilah zero dose merupakan indikator global yang digunakan untuk mengukur akses terhadap layanan kesehatan dasar. Indikator ini merujuk pada jumlah bayi di bawah usia satu tahun yang belum mendapatkan dosis pertama vaksin DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengungkapkan bahwa fenomena ini dipicu oleh kombinasi faktor persepsi masyarakat dan kondisi sosial yang kompleks.
Beberapa hambatan utama yang diidentifikasi di lapangan antara lain:
Menanggapi kekhawatiran orang tua, dr. Iman menegaskan bahwa demam pasca-imunisasi adalah respons tubuh yang normal. "Demam itu hal biasa setelah imunisasi, sebagai tanda respons tubuh terhadap vaksin, dan tidak perlu ditakuti," jelasnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Dinkes Aceh.
Satu penderita campak memiliki potensi menularkan penyakit kepada 12 hingga 18 orang lainnya jika kekebalan kelompok (herd immunity) tidak terbentuk.
Dokter spesialis anak, dr. Aslinar, memperingatkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi membuka celah lebar bagi terjadinya wabah Penyakit menular yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Saat ini, terdapat lebih dari 20 jenis penyakit berbahaya yang dapat dicegah secara efektif dan efisien melalui vaksinasi.
"Rendahnya cakupan imunisasi dapat membuka peluang terjadinya wabah penyakit menular," tegas dr. Aslinar. Ia menekankan bahwa imunisasi bukan sekadar perlindungan individu, melainkan upaya kolektif untuk membentuk kekebalan kelompok.
Dinas Kesehatan Aceh tengah menjalankan sejumlah strategi percepatan untuk mengejar ketertinggalan cakupan, di antaranya:
Melalui berbagai momentum seperti Pekan Imunisasi Dunia, pemerintah berharap kesadaran kolektif masyarakat Aceh dapat meningkat demi melindungi generasi mendatang dari ancaman penyakit menular yang mematikan.
(Data Dinas Kesehatan Aceh (2021-2025)/H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved