Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik bagi warga Kabupaten Batang dan sekitarnya. Mulai 27 April 2026, Kereta Api (KA) Joglosemarkerto resmi menambah titik pemberhentian di Stasiun Batang, Jawa Tengah. Kebijakan ini diharapkan mampu memperluas aksesibilitas transportasi sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Informasi mengenai jadwal terbaru ini disampaikan oleh Faiz Kurniawan melalui media sosial. Dengan berhentinya KA Joglosemarkerto di Stasiun Batang, masyarakat kini memiliki pilihan moda transportasi yang lebih praktis untuk menuju kota-kota besar seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Purwokerto.
Selain KA Joglosemarkerto, Stasiun Batang kini semakin ramai dengan layanan berbagai rangkaian kereta api lain. Berdasarkan data jadwal terbaru, sejumlah KA yang melayani penumpang di stasiun ini meliputi:
Layanan keberangkatan tersedia mulai dini hari hingga malam hari, memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pelaju maupun wisatawan.
Peningkatan layanan ini juga dibarengi dengan tarif yang kompetitif. Untuk rute Batang-Solo (PP), harga tiket dibanderol mulai dari Rp105.000. Sementara itu, untuk rute Batang-Yogyakarta (PP), tarif perjalanan dimulai dari Rp200.000.
Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas penambahan fasilitas di wilayah Kabupaten Batang, khususnya di Stasiun Batang dan Stasiun Pelabuhan.
"Terima kasih dan apresiasi kepada KAI yang memberikan tambahan fasilitas di wilayah Kabupaten Batang. Ini adalah kepercayaan sekaligus momentum lompatan bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kita," ujar Faiz kepada jurnalis di Pekalongan, Kamis (16/4/2026).
Terbukanya akses transportasi yang lebih luas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah mendorong agar momentum ini digunakan untuk menarik lebih banyak kunjungan ke Batang, baik dari sektor pariwisata, pelaku usaha, maupun investor.
"Terbukanya akses ini seharusnya bisa kita manfaatkan untuk semakin banyak mengundang orang berkunjung ke Batang," pungkas Faiz.
Dengan konektivitas antarwilayah yang semakin kuat, Kabupaten Batang diprediksi akan mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di masa mendatang. (I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved