Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen percepatan program Kecamatan Berdaya dengan mengumpulkan 576 camat, bupati, dan wali kota se-Jawa Tengah.
Hal itu ditegaskan Ahmad Luthfi, dalam Rapat Koordinasi Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, yang juga diikuti Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthaminnah, mewakili Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.
Dalam rapat tersebut, dilakukan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama seluruh kepala daerah dan camat untuk mempercepat implementasi program Kecamatan Berdaya di seluruh wilayah Jawa Tengah.
“Hari ini kita kumpulkan untuk melakukan pakta integritas terkait pembentukan Kecamatan Berdaya,” ujar Luthfi, melalui keterangan resmi Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Kamis (16/4/2026).
Luthfi menuturkan Program Kecamatan Berdaya akan diterapkan ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dengan jumlah desa mencapai sekitar 7.818, program ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat hingga tingkat paling bawah.
“Program ini menyasar berbagai kelompok rentan di tingkat kecamatan, seperti pemuda dengan berbagai keahlian, penyandang disabilitas, serta perempuan, khususnya janda yang membutuhkan dukungan ekonomi. Mereka akan diberikan pelatihan dan pendampingan melalui program-program yang disiapkan di tingkat kecamatan,” terang Luthfi.
Luthfi menyebut kelompok rentan iakan menjadi jangkauan program provinsi melalui 22 program intervensi yang akan kita berikan ke kecamatan. Harapannya, ini dapat menekan angka pengangguran, membuka peluang kerja, dan meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Kepada seluruh bupati dan wali kota agar segera mengusulkan kecamatan yang akan ditetapkan sebagai Kecamatan Berdaya melalui surat keputusan. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi akan melakukan proses verifikasi terhadap usulan tersebut,” jelas Luthfi.
Menurut dia hingga 11 April 2026, dukungan anggaran kolaboratif untuk program ini telah mencapai lebih dari Rp131 miliar. “Program Kecamatan Berdaya diarahkan untuk menjadikan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, kreativitas, serta pemberdayaan masyarakat,” pungkas Luthfi.
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menyatakan dukungannya. Ia menilai program Kecamatan Berdaya akan mempercepat pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat di tingkat bawah.
“Kami mengikuti rapat koordinasi Kecamatan Berdaya Tahun 2026, sekaligus penandatanganan komitmen. Program ini sangat baik karena pembangunan bisa langsung dimiliki oleh masing-masing kecamatan,” ujar Tazkiyyatul.
Tazkiyyatul menjelaskan Pemkot Tegal siap menindaklanjuti arahan gubernur, termasuk dalam pengembangan program prioritas bagi kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan anak-anak muda.
“Dengan adanya program ini, diharapkan pembangunan di daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan sumber daya manusia dan potensi lokal di setiap kecamatan,” ucap Mbak Iin—sapaan Tazkiyyatul Muthmainnah. (E-2)
Sinergi Fatayat NU sangat penting dalam program pemberdayaan perempuan melalui Kecamatan Berdaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved