Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH nelayan berhasil diselamatkan dan dievakuasi Tim Pengamanan PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM), setelah dua hari lamanya kapal mereka terombang-ambing di tengah perairan Selat Makassar. Peristiwa itu terjadi akibat kapal mereka mengalami kerusakan mesin.
General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, Kamis (16/4) mengatakan rasa syukur atas keberhasilan evakuasi para nelayan yang sudah dua hari terombang ambing di selat Makassar itu.
“Alhamdulillah, ketujuh nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mereka terombang-ambing di laut dengan bekal makanan dan minuman yang terbatas,” bebernya.
Menurutnya, langkah dan keberhasilan penyelamatan para nelayan ini menjadi bukti kepedulian sosial Perusahaan dan budaya keselamatan untuk melindungi personel perusahaan maupun masyarakat sekitar.
Selain itu, di PHM sendiri, seluruh personel keamanan telah terlatih dan selalu siaga untuk mengatasi kondisi darurat, melakukan koordinasi yang presisi, hingga mengikuti standar keamanan maritim.
Ia mengungkapkan para nelayan itu berhasil selamatkan, Kamis (9/4), sekira pukul 19.00 Wita. Mereka ditemukan sekitar dua mil atau tiga koma dua kilometer dari daratan pesisir kampung Muara Keili, Desa Tani Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
“Dari keterangan nelayan itu, pada Selasa (7/4 )mesin kapal mereka patah di area laut GTS-Q ketika dalam perjalanan dari Samarinda menuju Sepatin. Setelah mesin mati total, sehingga mereka berusaha mencari titik sinyal telepon untuk meminta bantuan, namun tidak membuahkan hasil.” tuturnya.
Dua hari berselang, lanjutnya, kabar itu sampai ke patroli keamanan PHM yang sedang bertugas. Meski titik koordinat nelayan berada di luar parameter wilayah patroli rutin, tim keamanan segera mengambil langkah cepat, berkoordinasi dengan tim unit Maritim dan Marine untuk mendapatkan izin.
“Izin penyisiran diberikan atas dasar misi kemanusiaan. Sehingga tim melakukan pencarian menggunakan kapal Patroli Ruhen 27, membawa beberapa personel tim keamanan PHM,” sebutnya.
Tim melakukan penyisiran pada radius wilayah dua kilometer persegi. Setelah satu jam, tim patroli akhirnya menemukan kapal nelayan yang terombang-ambing tersebut. Dan langsung melakukan upaya penyelamatan.
Dilakukan penggandengan atau mengikat kapal kapal dengan kapal Tim Pengamanan, kemudian mengevaluasi seluruh korban ke arah tempat yang lebih aman di Kampung Muara Ilo, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Bagi kami, keselamatan adalah nilai mutlak yang tidak mengenal batas wilayah operasional. Apa yang dilakukan oleh tim di lapangan adalah cerminan dari komitmen yang tinggi terhadap keselamatan operasi, masyarakat, dan lingkungan," pungkas Setyo. (Z-2)
SEORANG penumpang kapal bernama Hernis,69, dikabarkan loncat dari kapal yang ditumpanginya di Selat Makassar, tepatnya Perairan Mamuju, Sulawesi Barat.
PETUGAS Karantina Pertanian Mamuju, Sulawesi Barat menemukan kapal pengangkut kelapa bulat sebanyak 7 ton yang akan dikirim ke Balikpapan, Kaltim tanpa dilengkapi dokumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved