KM Maranatha 04 Terbakar di Selat Lembeh Bitung

Irvan Sihombing
15/4/2026 21:02
KM Maranatha 04 Terbakar di Selat Lembeh Bitung
Ilustrasi(Antara)

KAPAL Motor (KM) Maranatha 04 terbakar saat sedang berlabuh di perairan Selat Lembeh, tepat di depan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kota Bitung, Rabu (15/4). Tim Ditpolairud Polda Sulawesi Utara yang bergerak cepat ke lokasi berhasil mengevakuasi dua anak buah kapal (ABK) dalam kondisi selamat sebelum api melalap bagian vital kapal.

Dugaan sementara, kebakaran hebat yang memicu kepulan asap tebal di wilayah pelabuhan ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting pada instalasi listrik kapal.Komandan Kapal KP SBU XV 2003, Hanny Wantania, menyampaikan bahwa hasil investigasi awal menunjukkan penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek.

“Berdasarkan investigasi awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting (hubungan arus pendek) listrik pada instalasi kapal,” ujarnya di Bitung.

Insiden terjadi saat kapal berada dalam posisi berlabuh di depan Pangkalan Pendaratan Ikan Bitung. Laporan awal menyebutkan adanya kepulan asap dari kapal tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Ditpolairud Polda Sulawesi Utara langsung mengerahkan kapal patroli KP SBU XV 2003 menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di kapal patroli. Api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke bagian vital kapal maupun mengganggu lalu lintas pelayaran di sekitar Selat Lembeh.

“Fokus utama kami saat tiba adalah memastikan keselamatan nyawa. Dua orang ABK yang sedang bertugas menjaga kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa luka sedikitpun,” kata Hanny.

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Bayuaji Yudha Prajas, mengapresiasi respons cepat personel di lapangan serta menegaskan bahwa keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama.

“Reaksi cepat ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jasa kelautan. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, tim masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para nakhoda, pemilik kapal, dan awak kapal untuk lebih disiplin dalam melakukan perawatan rutin guna mencegah insiden serupa.

Polda Sulawesi Utara mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi insiden di laut melalui layanan darurat 110 atau kontak Ditpolairud. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya