ASN Tasikmalaya Diminta Pakai Sepeda Tiap Rabu 

Kristiadi
15/4/2026 19:43
ASN Tasikmalaya Diminta Pakai Sepeda Tiap Rabu 
ASN Tasikmalaya bersepeda(Kristiadi/MI.)

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memberlakukan aparatur sipil negara (ASN) mengendarai sepeda, setiap Rabu. Penggunaan motor listrik hingga angkutan umum dinilai tidak efektif dilakukan. Penerapan aturan yang dilakukan tersebut, masih banyak pegawai memakai motor dan mobil pribadi hingga parkir di luar kantor Balai Kota Tasikmalaya.

Pemberlakuan kebijakan car free day bagi aparatur sipil negara (ASN) memakai sepeda, motor listrik, angkutan umum dan jalan kaki.setiap hari Rabu masih belum.efektif. Karena, para ASN yang bekerja pagi hari masih banyak memakai mobil, motor pribadi hingga memarkirkan kendaraan di luar Bale Kota Tasikmalaya dan kebijakan tersebut belum efektif.

Bayu Adhy Permana pegawai bagian Umum Kota Tasikmalaya mengatakan, pemerintah daerah telah memberlakukan kebijakan bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Rabu memakai sepeda, motor listrik dan angkutan umum belum efektif karena masih dalam tahapan sosialisasi. Akan tetapi, banyak pegawai berangkat memakai sepeda, motor listrik dan angkutan umum, ojek online serta jalan kaki.

"Kebijakan setiap hari Rabu memang masih tahap sosialisasi dan belum efektif meski banyak para pegawai semangat memakai sepeda. Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 07.40 dan tiba pukul 07.55 WIB atau durasi waktu 15 menit tapi banyak pegawai lain memakai motor listrik, jalan kaki, pakai ojek online, naik angkutan umum," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Pegawai lainnya, Heryadi, mengatakan, car free day yang dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Rabu hanya bisa menaiki bus AKAP lintasan jurusan Bandung dari Cikoneng, Kabupaten Ciamis menuju Bale Kota Tasikmalaya. Kebijakan tersebut, sangat bagus dalam meningkatkan transporasi terutama angkutan umum dan pegawai yang pakai sepeda maupun jalan kaki lebih bagus agar tubuh tetap sehat.

"Kami naik bus antarkota antarprovinsi dari Cikoneng, Kabupaten Ciamis menuju Kota Tasikmalaya bayar Rp 5.000 dan pulang kerja tetap naiki bus yang lain. Namun, kebijakan yang dilakukan setiap hari Rabu masih tahap sosialisasi hingga aturan tersebut dilakukan berbagai cara dengan memakai sepeda, angkutan umum, motor listrik, jalan kaki," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh mengatakan, penghematan energi melalui pembatasan memakai kendaraan berbahan bakar fosil telah dilakukan setiap hari Rabu dan masih belum efektif lantaran sekarang baru tahap sosialisasi. Namun, pegawai yang bekerja banyak memakai sepeda, motor listrik, angkutan umum, jalan kaki dan ojek online.

"Kendaraan pribadi berbahan bakar fosil tidak diperkenankan digunakan dan kami akan melakukan evaluasi satu bulan meski masih ada beberapa ASN memarkirkan mobil, motor di luar Bale Kota Tasikmalaya. Kebijakan tersebut, bagian dari rangkaian uji coba sebagai upaya efisiensi energi dan sekaligus peningkatan produktivitas kerja," pungkasnya. (H-4)


Keterangan foto:
Pemerintah Kota Tasikmalaya berlakukan ASN setiap hari Rabu memakai sepeda, motor listrik, angkutan umum, ojek online, jalan kaki dan mereka semangat menaiki sepeda berangkat ke kantor harus melalui jalan protokol.
Images



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya