Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Minibus Tabrak Truk, Dua Tewas

Akhmad Safuan
15/4/2026 14:24
Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo: Minibus Tabrak Truk, Dua Tewas
Polisi mengevakuasi penumpang dan barang dari minibus yang terlempar di bahu jalan.(MI/Akhmad Safuan)

KECELAKAAN maut kembali terjadi di ruas Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di Km 445A, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Rabu (15/4). Minibus berpelat nomor E-7038-KB menabrak bagian belakang truk bermuatan tepung, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia di lokasi kejadian, puluhan petugas bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap 11 penumpang minibus yang kondisinya ringsek parah dan terlempar ke bahu jalan. Kendaraan tersebut diketahui melaju dari arah Jakarta dengan tujuan Jawa Timur.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, Ajun Komisaris Lingga Ramadhani, mengonfirmasi insiden tersebut. "Betul ada dua orang meninggal dunia, salah satunya sopir minibus. Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka dan tujuh penumpang selamat telah melanjutkan perjalanan dengan kendaraan lain," ujar Lingga, Rabu (15/4).

Kronologi Kejadian: Diduga Sopir Mengantuk

Kecelakaan yang terjadi pada Rabu pagi ini melibatkan minibus E-7038-KB dan truk berpelat nomor B-8919-AUG. Lingga menjelaskan bahwa insiden bermula saat minibus melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga karena pengemudi mengantuk, kendaraan tiba-tiba oleng saat mencapai lokasi kejadian.

Minibus tersebut kemudian menabrak truk yang melaju searah di jalur lambat. Kerasnya benturan membuat minibus terpental ke bahu jalan dalam kondisi rusak berat pada bagian depan dan samping.

Data Korban Kecelakaan:
  • Meninggal Dunia: Abdul Kafi (Sopir Minibus) dan satu penumpang yang identitasnya masih dalam proses identifikasi.
  • Luka Berat/Ringan: Syaiful (luka sobek di kepala) dan Sholihan (patah tangan kanan dan luka robek di dagu).
  • Selamat: 7 penumpang lainnya.

Kesaksian Penumpang Selamat

Syaiful, salah satu penumpang yang mengalami luka, menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. Ia menyebutkan bahwa perjalanan dari Jakarta awalnya berlangsung normal.

"Kejadiannya sangat cepat. Saat itu sebagian besar penumpang masih mengantuk, tiba-tiba mobil oleng dan langsung menabrak truk di depan. Kami semua terpental ke belakang sebelum akhirnya dievakuasi ambulans," ungkap Syaiful.

Seluruh korban luka saat ini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima dan beristirahat di rest area jika merasa lelah atau mengantuk guna menghindari kecelakaan serupa. (I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya