Masuki Usia 80, Muslimat NU Pertegas Peran Merawat Tradisi

Ardi Teristi Hardi
13/4/2026 07:30
Masuki Usia 80, Muslimat NU Pertegas Peran Merawat Tradisi
Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa .(MI/Ardi Teristi)

DUNIA semakin memanas dengan berbagai permasalahan, dari sosial, ekonomi, hingga konflik yang bergejolak, terutama perang di Timur Tengah. Muslimat NU mengambil sikap terkait hal tersebut.

Bertepatan dengan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-80, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan tema Harlah Muslimat NU adalah merawat tradisi, menguatkan kemandirian, dan meneduhkan peradaban. 

"Harapan kita adalah tradisi kesantunan, tradisi kegotongroyongan, tradisi saling membangun persaudaraan terus kita rawat, dan tentu tradisi Ahlu Sunnah Wal jamaah," terang Khofifah, di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Minggu (12/4). 

Muslimat NU sekarang memiliki anggota sekitar 36 juta dan mereka eksis dalam peningkatan layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan ekonomi dan layanan dakwah.

Dalam hal Meneduhkan Peradaban, Muslimat NU mengambil langkah dengan akan mengirim surat ke PBB melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Surat tersebut bertujuan untuk Meneduhkan Peradaban, sesua tema Harlah ke-80 Muslimat NU. "Peradaban dari tingkat rumah tangga hingga global harus sejuk dan damai," papar dia.

Ia menyebut, ada tiga pilar yang harus ditegakkan, yaitu perlindungan nyawa (Maqashid Syariah), amanat Pembukaan UUD 1945 tentang ketertiban dunia, serta Beijing Platform for Action tentang perempuan dalam konflik bersenjata. "Kami berharap PBB menggunakan kekuatannya dan bersinergi secara global untuk menghentikan perang," ungkap dia. 

Khofifah menyampaikan beberapa pemikiran penting Muslimat NU terkait Meneduhkan Peradaban, yaitu  pentinya perlindungan HAM serta hak perempuan dan anak. Selain itu, layanan publik strategis seperti kesehatan dan pendidikan di wilayah konflik harus dijamin.

Ketua PP Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan, Muslimat NU telah melakukan banyak aksi nyata, antara lain turut menginisiasi inagurasi paralegal. Dengan adanya ini, masalah yang dialami perempuan dan anak bisa dibantu untuk mendapatkan solusi terbaik. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya