Pencarian Wisatawan Tenggelam di Danau Toba: Tim SAR Perluas Radius

Yoseph Pencawan
13/4/2026 07:19
Pencarian Wisatawan Tenggelam di Danau Toba: Tim SAR Perluas Radius
Seorang personel SAR sedang memperhatikan suasana Danau Toba di kawasan perairan air terjun Situmurun, Minggu (12/4).(MI/Yoseph Pencawan)

TIM SAR Gabungan resmi memperluas radius penyisiran pada hari kedua pencarian Christopher Rustam, 21, wisatawan yang dilaporkan hilang di perairan Danau Toba. Insiden tersebut terjadi di kawasan objek wisata Air Terjun Situmurun, Desa Situmurun, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Hingga Minggu (12/4) sore, upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan belum membuahkan hasil. Korban sebelumnya dinyatakan hilang setelah tenggelam saat berenang bersama rombongannya pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 12.10 WIB.

Pengerahan Teknologi Aqua Eye dan Penyelaman

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa pihaknya memaksimalkan berbagai metode pencarian untuk menemukan pemuda tersebut. Strategi pencarian mencakup penyisiran permukaan hingga pemindaian bawah air.

"Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan menggunakan perahu Rigid Buoyancy Boat (RBB) serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi terakhir korban terlihat," ujar Hery, Minggu (12/4) malam.

Selain pengerahan personel dari Pos SAR Danau Toba, Polsek Lumban Julu, dan Polair Danau Toba, tim juga menggunakan teknologi Aqua Eye. Alat ini berfungsi memindai objek di bawah permukaan air secara lebih akurat guna mempercepat proses deteksi keberadaan korban.

Kondisi Medan: Hery menyebutkan bahwa kondisi perairan di sekitar Air Terjun Situmurun cukup menantang bagi para penyelam. Oleh karena itu, faktor keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam operasi ini.

Operasi Dilanjutkan dengan Strategi Baru

Karena keterbatasan jarak pandang dan waktu, operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada Minggu malam dan dijadwalkan kembali pada Senin pagi dengan evaluasi strategi lapangan.

"Hingga sore hari korban masih belum ditemukan. Operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan strategi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan," ungkap Hery.

Menanggapi kejadian ini, Basarnas mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke destinasi perairan di Sumatra Utara, khususnya Danau Toba, untuk selalu mengutamakan keselamatan. Wisatawan diminta tidak memaksakan diri berenang jika kondisi fisik tidak prima atau tidak menguasai medan perairan yang dituju.

Pihak berwenang juga mengharapkan kerja sama aktif dari masyarakat sekitar untuk segera melaporkan informasi sekecil apa pun yang dapat membantu proses pencarian Christopher Rustam agar segera ditemukan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya