Nganggung, Tradisi Turun-temurun yang Tetap Lestari di Pulau Bangka

Rendy Ferdiansyah
12/4/2026 12:00
Nganggung, Tradisi Turun-temurun yang Tetap Lestari di Pulau Bangka
Tradisi nganggung saat buka puasa enam di Desa Jurung Kabupaten Bangka, beberapa waktu lalu.(MI/Rendy Ferdiansyah)

NGANGGUNG menjadi tradisi turun-temurun yang tetap terjaga dan lestari di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung. 

Kebiasaan ini biasanya dilakukan masyarakat kabupaten Bangka saat hari-hari besar keagamaan.
 
Dalam bahasa Bangka, nganggung berarti membawa wadah atau dulang dengan telapak tangan sejajar dengan pundak, dari rumah menuju masjid, surau, atau balai desa. 

Uniknya, setiap wadah atau dulang yang dibawa wajib menggunakan penutup yang disebut tudung saji.
 
Tudung saji, dalam budaya Melayu Bangka memiliki filosofi, yakni melambangkan kebersamaan, kemakmuran, dan penghormatan.

Sementara untuk warna merah yang mendominasi pada lingkaran tudung saji melambangkan keberanian dan semangat.
 
Seperti yang terlihat di Desa Jurung, Kabupaten Bangka, warga secara gotong royong melakukan nganggung di masjid saat buka puasa enam di bulan syawal.

Warga membawa dulang berisikan lima piring dengan beragam hidangan lengkap, mulai dari nasi, lauk-pauk seperti daging sapi, daging ayam, udang, cumi-cumi, hingga buah-buahan untuk disantap bersama-sama.
 
Bupati Bangka, Feri Insani, menyampaikan apresiasinya terhadap kelestarian tradisi ini. "Nganggung bukan hanya sekadar adat, tapi juga menjadi perekat persaudaraan antar warga," ujarnya.
 
sementara itu, Kades Jurung, Firda Rozi, mengatakan bahwa buka puasa enam dengan nganggung sudah menjadi tradisi setiap tahun di bulan syawal bagi masyarakat desa Jurung. 

"kami berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi ini agar tidak hilang tergerus zaman," tambahnya.
 
Hingga kini, tradisi nganggung yang menjadi adat dan kebiasaan orang bangka tetap terjaga dan lestari, menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat setempat.(H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya