Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NGANGGUNG menjadi tradisi turun-temurun yang tetap terjaga dan lestari di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Kebiasaan ini biasanya dilakukan masyarakat kabupaten Bangka saat hari-hari besar keagamaan.
Dalam bahasa Bangka, nganggung berarti membawa wadah atau dulang dengan telapak tangan sejajar dengan pundak, dari rumah menuju masjid, surau, atau balai desa.
Uniknya, setiap wadah atau dulang yang dibawa wajib menggunakan penutup yang disebut tudung saji.
Tudung saji, dalam budaya Melayu Bangka memiliki filosofi, yakni melambangkan kebersamaan, kemakmuran, dan penghormatan.
Sementara untuk warna merah yang mendominasi pada lingkaran tudung saji melambangkan keberanian dan semangat.
Seperti yang terlihat di Desa Jurung, Kabupaten Bangka, warga secara gotong royong melakukan nganggung di masjid saat buka puasa enam di bulan syawal.
Warga membawa dulang berisikan lima piring dengan beragam hidangan lengkap, mulai dari nasi, lauk-pauk seperti daging sapi, daging ayam, udang, cumi-cumi, hingga buah-buahan untuk disantap bersama-sama.
Bupati Bangka, Feri Insani, menyampaikan apresiasinya terhadap kelestarian tradisi ini. "Nganggung bukan hanya sekadar adat, tapi juga menjadi perekat persaudaraan antar warga," ujarnya.
sementara itu, Kades Jurung, Firda Rozi, mengatakan bahwa buka puasa enam dengan nganggung sudah menjadi tradisi setiap tahun di bulan syawal bagi masyarakat desa Jurung.
"kami berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi ini agar tidak hilang tergerus zaman," tambahnya.
Hingga kini, tradisi nganggung yang menjadi adat dan kebiasaan orang bangka tetap terjaga dan lestari, menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat setempat.(H-2)
Tradisi munggahan merupakan strategi sosial untuk memperkuat solidaritas, memperbarui relasi, dan menjaga identitas budaya.
Tradisi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada leluhur, dan dewa-dewa yang disembah serta sebagai simbol penyucian sebelum memasuki Tahun Baru Imlek.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah diberikan wadah untuk menampilkan karya tari yang memadukan musik modern dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Tradisi ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga wujud rasa syukur masyarakat atas kelahiran Nabi Muhammad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved