BMKG: Hujan di Pegunungan Sumatra Utara Berpotensi Picu Longsor

Irvan Sihombing
11/4/2026 20:17
BMKG: Hujan di Pegunungan Sumatra Utara Berpotensi Picu Longsor
Ilustrasi(Antara)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan di kawasan pegunungan Sumatra Utara pada Minggu (12/4) yang dapat memicu bencana longsor di sejumlah wilayah rawan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan seiring intensitas hujan yang diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, Kepulauan Nias, serta lereng barat dan timur Sumatra Utara yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah pegunungan, Kepulauan Nias, lereng barat dan lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah I, Utami Al Khairiyah, di Medan, Sabtu (11/4/2026).

Pada pagi hari, cuaca di Sumatra Utara diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, seperti Sibolga, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, serta wilayah Kepulauan Nias.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah. Intensitas sedang berpotensi terjadi di Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Padang Lawas.

Sementara itu, pada malam hari hujan masih berpotensi terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa daerah, termasuk Samosir, Labuhanbatu Utara, Langkat, Dairi, Humbang Hasundutan, dan Toba. Pada dini hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, serta Nias Selatan.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 70 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 10 kilometer per jam.

Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu sehingga masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. (Ant/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya