Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengubah sistem seleksi pejabat di lingkungan pemerintah daerah dengan menerapkan prinsip meritokrasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat pengumuman 27 pejabat baru di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Rabu (8/4).
Ia menilai sistem yang selama ini berjalan cenderung didasarkan pada kedekatan, sehingga berdampak pada kinerja organisasi yang tidak optimal.
"Karena sistem yang ada selama ini, bisa jadi itu pemilihannya asal kenal dan asal bayar. akibat dari itu organisasinya hanya diawaki atau dikendalikan oleh keluarga sehingga tujuan organisasi tidak tercapai" kata Andi dalam keterangan yang diterima, Jumat (10/4).
Ia menjelaskan, pengumuman tersebut dilakukan agar peserta mengetahui hasil seleksi sekaligus menjadi bagian dari penerapan sistem yang lebih transparan.
Dalam proses seleksi, mantan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin itu juga terlibat langsung, termasuk melakukan wawancara kepada para peserta selama beberapa hari.
“Saya sudah katakan bahwa ke depan kita mengikuti sistem meritokrasi. Meritokrasi itu mencari orang yang punya kemauan dan kemampuan. Dan alhamdulillah, dalam satu minggu ini saya sudah menemukan itu, maka saya berikan kesempatan,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan perbedaan antara peserta yang dinyatakan “lolos” dan “lulus”. Peserta yang “lolos” akan langsung menempati jabatan, sedangkan yang “lulus” akan dimasukkan ke dalam bank data untuk kebutuhan pengisian jabatan ke depan.
“Ini kita lakukan untuk merubah sistem sekaligus menyiapkan bank data. Jadi tidak lagi asal-asalan dalam menentukan pejabat,” terangnya.
Menurutnya, peserta yang masuk dalam bank data tetap memiliki peluang untuk mengisi jabatan apabila terdapat posisi yang kosong.
“Begitu ada jabatan kosong, mereka siap dan bisa langsung mengisi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Gubernur memastikan para pejabat terpilih akan segera dilantik setelah proses pertimbangan teknis (pertek) selesai.
Ia berharap para pejabat yang terpilih tidak hanya berhenti pada proses pelantikan, tetapi mampu bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang ada.
“Kita harapkan mereka tidak berhenti di pelantikan saja. Apa yang disampaikan harus diwujudkan,” pungkasnya.
(P-4)
Fitroh menjelaskan, KPK sudah menangani 1.666 kasus sepanjang menjadi penegak hukum di Indonesia. Dari total itu, 854 perkara berasal dari luar Jakarta.
Penunjukan Adies Kadir berpotensi menihilkan prinsip checks and balances serta membuka ruang konflik kepentingan di masa mendatang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/12).
Gerindra merespons penunjukan Letjen TNI Djaka Budi Utama sebagai Dirjen Bea dan Cukai serta Bimo Wijayanto sebagai Dirjen Pajak Kementerian Keuangan dinilai menabrak prinsip meritokrasi.
Prananda Surya Paloh mengungkap Partai NasDem lebih mengutamakan spirit meritokrasi. Menurutnya, semua orang memiliki kesempatan yang sama.
Irjen Pol Dedi Prasetyo menguraikan dengan jelas bagaimana meritokrasi dapat diterapkan secara efektif guna meningkatkan kualitas dan kinerja SDM Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved