Detik-Detik Evakuasi 5 Korban Longsor Sembahe Deli Serdang

Yoseph Pencawan
09/4/2026 14:34
Detik-Detik Evakuasi 5 Korban Longsor Sembahe Deli Serdang
Evakuasi salah satu jasad korban longsor Sembahe.(Dok. Tim SAR)

TIM SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban bencana tanah longsor yang menerjang Dusun III, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Dalam operasi yang berlangsung sejak peristiwa terjadi pada Rabu (7/4/2026) dini hari, petugas menemukan lima orang warga korban longsor Sembahe dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, menyatakan bahwa operasi SAR resmi ditutup setelah seluruh korban yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dan dievakuasi dari timbunan material.

"Seluruh korban telah dievakuasi, dan dengan tidak adanya laporan kehilangan tambahan, operasi kami nyatakan selesai," ujar Hery pada Kamis (9/4/2026).

Kronologi Penemuan Korban Longsor Sembahe

Pencarian dimulai sesaat setelah longsor yang dipicu hujan deras menghantam pemukiman warga pada Rabu dini hari. Tim Rescue Basarnas Medan bersama unsur gabungan lainnya menerapkan metode line hail atau penyapuan satu arah di area terdampak seluas 500 meter persegi.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah urutan penemuan para korban:

  • Rizki Sembiring (14): Ditemukan pada pukul 04.08 WIB.
  • Boy Simorangkir (48): Ditemukan antara pukul 06.15 hingga 06.48 WIB.
  • Rosilawati Ginting (48): Ditemukan antara pukul 06.15 hingga 06.48 WIB.
  • Jamilah Br. Ginting (49): Ditemukan antara pukul 06.15 hingga 06.48 WIB.
  • Gobal (39): Ditemukan antara pukul 06.15 hingga 06.48 WIB.

Seluruh jenazah kemudian langsung dievakuasi ke RS Pancur Batu untuk proses penanganan lebih lanjut. Di tengah duka tersebut, tercatat satu orang warga bernama Sehat Br Tarigan (70) berhasil selamat dalam kondisi sehat.

Selain merenggut lima nyawa, BPBD Sumatra Utara mencatat sedikitnya enam unit rumah warga mengalami rusak berat akibat hantaman material longsor.

Kendala Medan dan Akses Jalan

Hery menjelaskan bahwa proses evakuasi sempat terkendala oleh akses jalan yang lumpuh total. Material longsoran yang licin serta kemacetan parah di jalur menuju lokasi memperlambat mobilisasi personel dan alat berat.

"Kami membagi tim menjadi dua unit. Satu tim melakukan penyisiran manual, sementara tim lainnya fokus menggunakan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup material guna mempercepat pergerakan," terangnya.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengungkapkan bahwa para korban merupakan warga setempat yang rumahnya hancur tertimbun material tanah. Saat ini, pihak berwenang terus memantau kondisi cuaca di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat curah hujan yang masih fluktuatif. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya