Ditjen Migas dan Pertamina Tinjau Distribusi LPG di Bekasi dan Jakarta Utara

Naviandri
06/4/2026 23:47
Ditjen Migas dan Pertamina Tinjau Distribusi LPG di Bekasi dan Jakarta Utara
Ditjen Migas dan Pertamina meninjau penyaluran LPG.(Dok.Istimewa)

DIREKTORAT Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) meninjau penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) guna memastikan ketersediaan dan distribusi berjalan optimal.

Peninjauan dilakukan pada 3–4 April 2026 di sejumlah titik distribusi di Bekasi, Jawa Barat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan ini dipimpin Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman bersama jajaran Kementerian ESDM dan manajemen Pertamina Patra Niaga.

Di hari pertama, tim meninjau Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Sapta Arta Setia di Bekasi. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan sarana dan fasilitas untuk memastikan operasional berjalan optimal dalam mendukung distribusi LPG ke masyarakat.

Selain itu, peninjauan dilakukan di sejumlah pangkalan LPG di Bekasi. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan LPG 3 kilogram yang disalurkan sesuai ketentuan, baik dari sisi berat maupun jumlah.

Pada hari kedua, peninjauan dilanjutkan ke SPBE Pertamina Trading and Services di Tanjung Priok. Di lokasi ini, pemerintah memastikan standar operasional dan keselamatan kerja telah terpenuhi serta distribusi berjalan lancar.

Tim juga memantau pangkalan LPG di wilayah tersebut guna memastikan kualitas, kuantitas, serta ketersediaan pasokan tetap terjaga di tingkat masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB Freddy Anwar mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan distribusi LPG di seluruh jalur, mulai dari terminal hingga pangkalan.

“Kami terus melakukan pemantauan secara rutin di seluruh jalur distribusi, mulai dari terminal, SPBE, hingga pangkalan gas LPG. Dengan upaya ini, masyarakat dapat memperoleh LPG dengan mudah sekaligus menggunakannya secara bijak,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Susanto August Satria menilai kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan Pertamina dalam menjaga pasokan energi.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan pasokan LPG tetap terjaga. Ini juga menunjukkan pengawasan langsung bersama pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi,” katanya.

JAGA KETERSEDIAAN ENERGI
Ia menegaskan Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi melalui sistem distribusi terintegrasi dan pengawasan berkelanjutan.

Di sisi lain, IT Manager Jakarta I Nyoman Adi Pradana menyebut peran fasilitas distribusi di Jakarta sangat penting dalam menjaga ketahanan energi.

“Sebagai salah satu pusat distribusi energi, IT Jakarta memiliki peran penting dalam memastikan kesiapan operasional dan kelancaran penyaluran LPG ke berbagai wilayah,” ujarnya.

Pertamina memastikan ketersediaan LPG, khususnya subsidi 3 kilogram, dalam kondisi aman dan mencukupi di wilayah Jawa Bagian Barat. Koordinasi dengan pemerintah dan mitra usaha juga terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi.

Masyarakat diimbau menggunakan LPG secara bijak dan tepat sasaran agar distribusi energi dapat berjalan merata dan berkelanjutan. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya