Ledakan di Pabrik Baja Waru Sidoarjo: Satu Tewas, Tim Inafis Pastikan Bukan Bom

Heri Susetyo
06/4/2026 22:30
Ledakan di Pabrik Baja Waru Sidoarjo: Satu Tewas, Tim Inafis Pastikan Bukan Bom
Ilustrasi(MI/Hery Susetyo)

SEBUAH ledakan hebat mengguncang area pabrik baja PT Great Wall Steel di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Tim Inafis dan Gegana Polda Jatim yang diterjunkan ke lokasi memastikan bahwa insiden tersebut tidak dipicu oleh bahan peledak atau bom. ​

Peristiwa maut ini terjadi saat sejumlah pekerja tengah melakukan pemotongan besi tua menggunakan alat las blender. Berdasarkan keterangan di lapangan, ledakan muncul secara tiba-tiba ketika para pekerja sedang memotong material besi berbentuk pipa. ​

Dua jam pasca-kejadian, Tim Inafis dan Gegana Polda Jatim tiba di lokasi untuk menyisir area guna mencari penyebab pasti ledakan. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan tanda-tanda yang berbeda dari karakter ledakan bom.

​"Terjadinya ledakan bukan akibat dari bom ataupun bahan peledak. Sebab, tidak ditemukan kerusakan berat di sekitar lokasi yang biasanya menjadi ciri khas ledakan bom," ujar ​Manager HRD PT Great Wall Steel, Heri Prasetyo, Senin malam (6/4).

Insiden ini memakan korban jiwa seorang kernet yang meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, dua rekan kerjanya yang berada di dekat titik ledakan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. ​Heri Prasetyo mengonfirmasi bahwa aktivitas yang dilakukan saat itu adalah prosedur rutin pemotongan besi. Namun, nahas, pipa yang sedang dipotong justru meledak hebat. ​

Hingga saat ini, area pabrik masih dalam pengawasan untuk memastikan keamanan sebelum operasional dilanjutkan kembali. Polisi masih mendalami apakah ada unsur kelalaian atau tekanan gas yang terperangkap di dalam pipa besi tua tersebut sebagai pemicu utama ledakan. (HS/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya