Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menegaskan tidak akan melakukan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penegasan itu disampaikan di tengah penurunan APBD akibat berkurangnya dana transfer dari pusat.
“Meski kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tantangan karena menurun, namun pemerintah daerah hingga saat ini masih berupaya mempertahankan TPP ASN agar tidak mengalami pemotongan,” tegas Bupati PPU, Mudyat Noor, Rabu (1/4).
Dibeberkannya, dengan kondisi keterbatasan fiskal yang dihadapi PPU saat ini, pihaknya patut bersyukur karena hingga kini pemerintah daerah masih berkomitmen untuk tidak melakukan pemotongan, khususnya pada tunjangan ASN.
Namun, dirinya mengingatkan, ke depan tantangan akan semakin berat, terutama dengan adanya kebijakan baru, sehubungan pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu, seluruh ASN diminta untuk meningkatkan kinerja, disiplin, serta dedikasi dalam menjalankan tugas.
Ia juga meminta agar seluruh ASN dapat bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang optimal, responsif, dan berkualitas. Selain itu, pentingnya menjaga integritas dan kualitas kinerja di tengah sorotan publik, khususnya di media sosial.
Mudyat menekankan, pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Dengan kerja sama yang solid, ia optimistis pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
“Mari kita dan semua ASN membuktikan bahwa meskipun dengan keterbatasan, kita tetap mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” pungkasnya.(EM/E-4)
PEMERINTAH Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, saat ini merasa kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dari segi pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved