Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNCAK arus balik di Jawa Tengah Selasa (24/3) diperkirakan sebanyak 283 ribu kendaraan akan kembali menuju Jakarta, masih ada puncak balik kedua pada 28-29 Maret mendatang karena masih terdapat 1,6 juta pemudik masih di provinsi ini.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (24/3) gelombang kendaraan arus balik sejak pagi terus membanjiri sejumlah ruas jalan national, provinsi, kabupaten/kota dan Tol Trans Jawa di Jawa Tengah, meskipun kelancaran lalulintas terhitung cukup lancar namun kepadatan akibat peningkatan jumlah kendaraan melintas membuat sejumlah titik tersendat.
Kepadatan arus kendaraan balik di Jalur Pantura' Semarang-Brebes didominasi kendaraan roda dua (motor) dan kendaraan roda empat (pribadi), sebagian besar pemudik memanfaatkan perjalanan balik dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di sepanjang jalur itu, juga pusat-pusat oleh-oleh.
Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik Lebaran 2026 dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga KM 70 Cikampek arah Jakarta yang di erlakujan mulai Selasa (24/3) hingga Minggu,(29/3) mendatang.
"Sebanyak 283 ribu kendaraan diperkirakan akan kembali menuju Jakarta pada puncak arus balik Lebaran 2026 yang terjadi pada Selasa (24/3) ini," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat mendampingi Kepala Polri meresmikan pembukaan one way.
Tingginya volume kendaraan di ruas tol Trans Jawa ini, menurut Dydy Purwagandhi, membuat pengelola tol harus menutup sementara dua rest area yakni di KM 62B dan KM 52B untuk mengurai kepadatan. "Sistem buka tutup sejumlah rest area diharapkan mencegah penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan," tambahnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara terpisah mengungkapkan hingga saat ini kasih 1,6 juta pemudik masih berada di Jawa Tengah dan diperkirakan akan balik ke sejumlah daerah rantau secara berangsur-angsur hingga awal April mendatang menggunakan berbagai sarana transportasi baik darat, udara maupun laut.
Puncak arus mudik melalui jalur darat, lanjut Ahmad Luthfi, diprediksikan akan terjadi dua kali seperti terjadi pada sastvarus mudik lalu, yakni pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret mendatang, sehingga diminta pemudik tidak bergerak balik secara bersamaan. "Jangan balik ke Jakarta bawa kerabat, tenan dan saudara jika belum ada pekerjaan tetap," tambahnya.
Sementara itu Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara seperti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama selama perjalanan arus balik.
Penerapan skema one way di ruas tol ini, demikian Listyo Sigit Prabowo, adalah untuk mencegah penumpukan kendaraan di arah Jakarta. “Kami juga membagi agar tidak terjadi bottle neck di sejumlah ruas jalur mudik ketika kendaraan arus balik sampai ke arah Jakarta,” ujarnya. (H-2)
KEPALA Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho mengemukakan Polri bersama pemangku kepentingan lain akan melakukan flag off one way secara nasional pada Minggu
Data traffic counting dari arah Jawa Tengah menunjukkan penurunan intensitas kendaraan di bawah 2.500 unit per jam
Polres Cianjur berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk menangani kondisi arus lalu lintas kendaraan. Terutama pada saat diterapkan sistem satu arah (one way).
Hingga H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 2.561.629 pemudik telah kembali masuk ke wilayah Jakarta.
Kapolri menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Tersisa 13% atau sekitar 385 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Simak detail datanya di sini.
JASA Marga memprediksi gelombang arus balik Idulfitri 1447H masih akan meningkat hingga akhir pekan ini, 28-29 Maret 2026.
Puncak arus balik di Terminal Purabaya pada 25 Maret 2025 ada 55.874 penumpang dengan 2.392 armada bus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved