Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VOLUME kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Cianjur, Jawa Barat, terpantau padat namun tetap lancar pada puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026). Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way), khususnya di jalur Puncak, sebagai langkah pengimbangan kepadatan kendaraan.
Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Akhmad Alexander Yurikho Hadi melalui Kasatlantas Ajun Komisaris Aang Andi Suhandi menjelaskan kondisi arus lalu lintas secara umum ramai lancar. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menyesuaikan kepadatan kendaraan yang terjadi di wilayah Polres Bogor.
"Hari ini (Selasa), pada pukul 14.50 WIB sampai selesai diberlakukan rekayasa lalu lintas one way di jalur Puncak untuk mengimbangi di wilayah Bogor," kata Aang, Selasa (24/3).
Sebanyak 68 personel Satlantas Polres Cianjur dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Petugas ditempatkan di jalur arteri serta akses menuju sejumlah lokasi wisata guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
"Alhamdulillah, sejauh ini tak terjadi peristiwa menonjol, baik kecelakaan maupun kemacetan," ungkapnya.
Berdasarkan laporan Traffic Counting (TC) pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, jumlah kendaraan keluar masuk wilayah hukum Polres Cianjur pada puncak arus balik mencapai 77.384 unit.
Pemantauan dilakukan di tiga titik utama, yakni ruas Jalan Raya Cipanas 1 Cepu di perbatasan Cianjur-Bogor, Jalan Raya Sukabumi (Gekbrong) di perbatasan Cianjur-Sukabumi, serta Jalan Raya Bandung di perbatasan Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat.
Di perbatasan Cianjur-Bogor, jumlah kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 32.401 unit. Kendaraan yang masuk terdiri dari roda dua sebanyak 8.410 unit, roda empat 5.623 unit, dan roda enam 753 unit. Sementara kendaraan yang keluar meliputi roda dua sebanyak 11.546 unit, roda empat 5.579 unit, dan roda enam 490 unit.
Pada perbatasan Cianjur-Sukabumi, volume kendaraan mencapai 21.742 unit. Kendaraan masuk terdiri dari roda dua sebanyak 6.828 unit, roda empat 3.918 unit, dan roda enam 292 unit. Adapun kendaraan keluar meliputi roda dua sebanyak 6.813 unit, roda empat 3.565 unit, serta roda enam 326 unit.
Sementara itu, di perbatasan Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat atau sekitar kawasan Citarum, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 23.241 unit. Kendaraan masuk tercatat roda dua sebanyak 6.100 unit, roda empat 4.421 unit, dan roda enam 266 unit. Sedangkan kendaraan keluar terdiri dari roda dua sebanyak 8.203 unit, roda empat 4.079 unit, dan roda enam 172 unit. (BB/I-1)
Pada Sabtu (4/4), tercatat jumlah penumpang datang sebanyak 5.199 orang dan penumpang berangkat 3.169 orang.
Hingga 30 Maret 2026, total penumpang arus balik periode 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 277.549 orang.
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat melaporkan adanya penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Pada arus balik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 18.753 penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen pada Minggu sore (29/3).
Volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+7 Idulfitri 1447H/2026 atau Sabtu, 28 Maret 2026 mencapai 212.138 kendaraan.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved