Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan kondisi cuaca di Indonesia selama tiga hari ke depan umumnya akan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
“Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua,” ungkap Abdul Muhari dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (21/3).
BNPB juga menetapkan status siaga hujan lebat di sejumlah wilayah lain, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Selatan.
Selain hujan lebat, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, serta Papua Selatan.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, baik basah maupun kering, terutama menjelang periode mudik Lebaran.
“Untuk kenyamanan dan keamanan saat mudik Lebaran, selalu pantau kondisi cuaca dan jalur rawan longsor. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jika menggunakan transportasi umum, agar selalu menjaga keamanan diri dan barang bawaan,” ujarnya.
BNPB juga mengingatkan masyarakat menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan penting, termasuk obat-obatan pribadi. Warga diminta menghindari parkir atau berteduh di bawah pohon maupun baliho saat terjadi hujan disertai angin kencang karena berisiko tumbang.
“Sediakan tas siaga bencana termasuk obat-obatan pribadi. Hindari parkir atau berteduh di bawah pohon atau baliho jika kondisi angin kencang atau hujan, hindari parkir di bawah objek yang berisiko tumbang. Simpan kontak darurat penanganan bencana dan keadaan darurat lainnya,” pungkasnya. (Des/I-1)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved