Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang menerjang Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (17/2/2026) sore, meninggalkan dampak kerusakan materiel yang signifikan. Berdasarkan pendataan terbaru BPBD Gunungkidul pada Rabu (18/2/2026), belasan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan fisik akibat hantaman material batu dan lumpur.
Wilayah terdampak paling parah berada di Padukuhan Jono dan Padukuhan Pule, Kalurahan Tancep. Aliran air bah yang membawa material longsoran dari perbukitan meluncur deras ke arah pemukiman warga saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama lebih dari tiga jam.
BPBD Gunungkidul mencatat kerusakan bangunan yang cukup masif di titik bencana. Berikut adalah rincian dampak kerusakan sementara:
Hingga saat ini, sebanyak 35 jiwa masih bertahan di posko pengungsian darurat yang dipusatkan di Balai Kalurahan Tancep dan Balai Padukuhan Wonosari. Warga belum diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing mengingat potensi longsor susulan masih tinggi.
| Kebutuhan Mendesak | Keterangan |
|---|---|
| Logistik Makanan | Sangat Dibutuhkan (Terutama makanan siap saji) |
| Alat Kebersihan | Sekop dan cangkul untuk pembersihan lumpur |
| Perlengkapan Tidur | Matras dan selimut tambahan bagi lansia/anak-anak |
Kapolsek Ngawen, AKP Arif Heriyanto, menyatakan bahwa personel gabungan TNI, Polri, dan relawan saat ini sedang berupaya membuka akses jalan secara manual sembari menunggu bantuan alat berat. Estimasi kerugian materiel akibat bencana ini diprediksi mencapai ratusan juta rupiah.
Kabupaten Bekasi saat ini masih berstatus siaga darurat bencana berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi nomor 100.3.3.2/Kep.508-BPBD/2025 yang berlaku hingga 30 April 2026.
BPBD Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 552 unit rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (3/4) sore.
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Berkaitan dengan potensi terjadinya kemarau, Asep menegaskan, BPBD masih menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG serta BPBD Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto, di Kediri, Minggu, mengemukakan BPBD secara masif memberikan informasi terkait dengan prakiraan cuaca.
Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan mengalangi jalan protokol hingga sebagian jalan tergenang banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved