Kasus Pemukulan Cabup Mesuji, 20 Orang Diperiksa

Ahmad Novriwan
04/1/2017 12:10
Kasus Pemukulan Cabup Mesuji, 20 Orang Diperiksa
(Calon Bupati petahana Kabupaten Mesuji, Kharnamik, menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang--Dok. Lampung Post)

KASAT Reskrim Polres Mesuji AKP Zainul Fachry membantah bila kasus pemukulan terhadap Khamami, calon Bupati Mesuji, jalan di tempat. Menurutnya kasus tersebut telah diambil alih oleh Polda Lampung.

Bahkan terkait kasus itu, kata dia, Polres Mesuji telah memanggil sekitar 20 saksi yang berada di lokasi kejadian untuk dimintai keterangan.

"Saat ini kasus itu sudah diambil alih Polda Lampung. Sejak kita gelar perkara tanggal 30 Desember hari Jumat beberapa hari lalu, kasusnya langsung diambil alih polda. Jadi kasus ini tidak jalan ditempat," tandasnya.

Pernyataan Zainul ini mengemuka akibat adanya desakan dari tim pemenangan calon bupati No 2, Khamami-Syaply. Menurut mereka, instruksi Kapolda Lampung Brigjen Pol Sudjarno untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dialami Bupati Mesuji nonaktif Khamami tidak diindahkan oleh jajaran Polres Mesuji.

Buktinya, hampir dua pekan ini, kasus penganiayaan tersebut terkesan 'mandek' atau jalan ditempat. Jangankan penetapan tersangka, pemanggilan saksi dari pihak terlapor Adam cs saja hingga saat ini belum dilakukan pemanggilan.

"Ada apa ini? Kasus ini seolah jalan di tempat, kenapa sampai sekarang belum ada kejelasan dari kasus tersebut," ujar liaison officer (LO) calon bupati No 2, Khamami-Syaply, Junaidi kepada media, Rabu (4/01).

Kasus pemukulan terhadap Khamami lanjut Junaidi mestinya jadi perhatian serius yang harus segera dituntaskan oleh jajaran Polres Mesuji.

"Kasus ini semestinya jadi fokus utama yang secepatnya diselesaikan Polres Mesuji. Apalagi Kapolda saya dengar di beberapa media masa sudah menginstruksikan Polres Mesuji untuk mengusut kasus ini," ungkap Junaidi. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya