Dua Hari, 22 Wisatawan Terseret Ombak

Benny Bastiandy
01/1/2017 20:47
Dua Hari, 22 Wisatawan Terseret Ombak
(ANTARA/Nyoman Budhiana)

HANYA dalam kurun waktu dua hari sejak Sabtu (31/12) hingga Minggu (1/1) siang, bersamaan pergantian tahun, korban terseret ombak di pesisir pantai selatan Sukabumi, Jawa Barat, mencapai 22 orang. Satu orang di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan data Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) setempat, pada Sabtu (31/12) setidaknya tercatat tiga kali kejadian wisatawan terseret ombak. Kali pertama terjadi di Pantai Citepus Palabuhanratu di Pos Kebonkalapa sekitar pukul 06.50 WIB dengan jumlah korban terseret ombak tiga orang.

Peristiwa kedua terjadi di Pantai Citepus sebanyak dua kali. Pada pukul 08.15 WIB korban terseret ombak sebanyak lima orang. Adapun kejadian kedua pada pukul 14.30 WIB dengan jumlah korban dua orang.

Pada pukul 17.40 WIB, peristiwa terseret ombak Pantai Citepus dekat Pos Istiqomah kembali terjadi, kali ini dialami enam wisatawan luar daerah.

Sementara Minggu (1/1), terjadi lagi korban terseret ombak di dua tempat berbeda di pesisir pantai selatan Sukabumi. Kejadian pertama di Pantai Citepus dekat Pos Istiqomah sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa selanjutnya terjadi di Pantai Karanghawu Kecamatan Cisolok sekitar pukul 06.40 WIB. Korbannya dua orang, mereka sempat terseret ombak hingga 30 meter dari bibir pantai, tapi berhasil diselamatkan.

"Keempat korban di Pantai Citepus hari ini (kemarin) terseret aurs balik. Mereka terbawa hingga 50 meter dari bibir pantai. Untungnya personel life guard sigap menyelamatkan mereka," terang Sekretaris Balawisata Palabuhanratu, Yanyan Nuryanto.

Kawasan Pantai Citepus, lanjut Yanyan, memang menjadi salah satu lokasi yang diperuntukkan berenang. Namun karena kondisi cuaca saat ini sedang tak bersahabat, maka arus bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya