Hampir 7.000 Warga Bima masih di Pengungsian

Antara
29/12/2016 12:15
Hampir 7.000 Warga Bima masih di Pengungsian
(ANTARA)

PEMERINTAH Kota Bima, Nusa Tenggara Barat mendata sebanyak 6.936 jiwa warga kota terkena dampak banjir bandang hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian.

"Pengungsi yang masih berada di pos pengungsian berjumlah 6.936 orang," kata Pelaksana (Plt) Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin, Kamis.

Ia menjelaskan ke-6.936 orang tersebut berada pada 33 titik lokasi pengungsian tersebar di wilayah Kota Bima. "Sebagian sudah pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.

Untuk melayani pengungsi dapur umum sudah bertambah menjadi 17 titik dengan kapasitas masak 21.700 bungkus per hari.

Selain kegiatan pembersihan dan distribusi sandang dan pangan, langkah penanganan yang sedang dilaksanakan saat ini, lanjut Syahrial ialah serangkaian kegiatan mendapatkan informasi dan data untuk melakukan tindakan intervensi.

Berdasarkan laporan para lurah dan camat hingga Rabu (28/12) malam, jumlah rumah terdampak banjir pada 33 kelurahan mencapai 19.400 rumah.

Sementara itu, bangunan milik pemerintah yang terdampak banjir sebanyak 31 kantor dengan nilai kerugian beragam. "Secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp7,8 miliar," imbuhnya.

Sementara itu, hingga Kamis (28/12) pagi, warga yang menerima pelayanan kesehatan sudah mencapai 12.111 jiwa pada 10 pos statis dan 51 pos mobil dilayani 23 tim medis dan relawan. "Dari jumlah itu, 4.579 warga menjalani rawat jalan dan 33 warga rawat inap." (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya