Jalan di Jateng Banyak Rusak, Sementara cuma Ditambal

Akhmad Safuan
29/12/2016 10:15
Jalan di Jateng Banyak Rusak, Sementara cuma Ditambal
(Pekerja melakukan perbaikan darurat jalan rusak, di jalur Pekuncen-Ajibarang, Desa Banjaranyar, Pekuncen, Banyumas, Jateng 19 Desember lalu---ANTARA/Idhad Zakaria)

JELANG Tahun Baru 2017, kerusakan jalan nasional di Jawa Tengah masih menjadi momok. Sebagian memang sudah diperbaiki, itu pun cuma tambal sulam, tetapi sebagian lain terutama di jalur pantura Semarang-Batang masih banyak terdapat lubang menganga.

Pemantauan Media Indonesia, Kamis (29/12), kerusakan jalur pantura dengan lubang menganga terlihat di ruas Semarang-Batang sepanjang 70 kilometer. Kondisi terparah terjadi pada ruas Kendal-Batang dengan lubang berdiameter 30-100 cm dengan kedalaman 10-30 cm.

Kondisi itu cukup membahayakan pengendara terutama pengendara roda dua. Begitu juga kendaraan roda empat atau kendaran bersar karena bisa saja secara tiba-tiba mengerem mendadak atau berbelok untuk menghindari lubang hingga dapat menimbulkan kecelakaan.

Lubang menganga lainnya terjadu pada ruas Wonosobo-Banjarnegara terlihat cukup parah, sehingga kondisi ini seringkali menimbulkan kemacetan panjang karena kendaraan harus berjalan merambat.

"Itu jalan nasional, kita sudah turunkan tim survei untuk menghitung kerusakan dan langsung lakukan penambalan," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Terkait itu, di ruas jalan Banyumas-Klampok-Banjarnegara-Wonosobo-Parakan terdapat 1.242 lubang, ruas Karang Nongko-Purworejo-Buntu-Purwokerto-Ajibarang-Wangon terdapat 387 lubang, serta Losari-Tegal-Slawi-Pejagan dan Prupuk-Ajibarang-Wangon terdapat 2.467 lubang telah selesai ditambal.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VII Jateng-DIY Herry Marzuki mengatakan pemerintah pusat alokasikan anggaran Rp2 triliun untuk melakukan rekontruksi, overlay dan pemeliharaan yang akan dimulai awal tahun 2017 medatang.

Prioritas perbaikan dan pemeliharaan, demikian Herry Marzuki, adalah seluruh jalan nasional, sedangkan rekontruksi ulang seperti pada ruas Semarang-Batang sepanjang 70 km akan dilaksanakan sepanjang 5-7 km.

"Namun sementara untuk dapat memberikan kenyamanan saat arus liburan Natal dan Tahun Baru 2017, seluruh lubang menganga yang jumlahnya mencapai ribuan telah selesai 100% ditambal," tutupnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya