Tujuh Korban Hercules Dimakamkan di Malang

Antara
19/12/2016 09:01
Tujuh Korban Hercules Dimakamkan di Malang
(13 Jenazah Korban Hercules Tiba di Malang. -- MI/Bagus Suryo)

SEBANYAK tujuh korban pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Wamena, Papua, dimakamkan di wilayah Malang, Jawa Timur, Senin (19/12).

korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Suropati Kota Malang, Taman Makam Marga Baka di Kompleks Lanud Abd Saleh, dan di makam sekitar tempat tinggal korban sesuai keinginan keluarga masing-masing.

Ketujuh jenazah korban Hercules yang dimakamkan di Malang itu ialah Mayor Marlon di TMP Suropati Malang, Ltt Arif di Kepanjen, Kabupaten Malang, Peltu Suyata di TMP Suropati Kota Malang, Peltu M Khusen di Marga Baka, komplek Lanud Abdulrachman Saleh, Pelda Lukman Hakim di Gelintung, Kota Malang, Pltu Agung Tri di Marga Baka, dan Serma Fatoni di Marga Baka.

Adapun enam korban lainnya dimakamkan di daerah asal masing-masing, seperti Srm Khudori di Jombang, serta Serda Suyanto di Surabaya, Ltt Hanggodi di Nganjuk, Kpt Hotlan di Medan, serta Peldu Agung S di Maospati, Magetan.

Jenazah korban Hercules C-130 tersebut tiba di Lanud Abd Saleh, Minggu (18/12) malam secara bertahap dan disambut dengan upacara militer sebagai penghormatan terakhir dan disemayamkan di hanggar Skuadron 32 Lanud Abd Saleh. Jenazah datang secara bergantian dalam tiga tahap dengan jarak waktu yang tidak terlalu lama.

Kesedihan dan deraian air mata keluarga korban tak mampu lagi dibendung saat jenazah yang sudah terbungkus peti tersebut tiba, tadi malam. Isak tangis terdengar hampir di seluruh penjuru area Lanud Abd Saleh begitu melihat peti jenazah diturunkan dari pesawat.

Pesawat Hercules TNI AU yang dipiloti Mayor Pnb Marlon A. Kawer, ditemukan jatuh di Kampung Minimo, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (18/12), setelah dinyatakan hilang kontak dengan Bandara Wamena. Sebanyak 12 kru serta seorang penumpang menjadi korban dalam musibah itu. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya