Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK Rp4,6 miliar uang tunai milik Bank BNI hangus terbakar dalam insiden yang melibatkan mobil pengangkut uang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Rabu (12/11).
Kejadian berlangsung di Dusun Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa, saat mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi B 9345 PCU yang mengangkut uang untuk pengisian ATM BNI. Mobil tersebut milik perusahaan jasa keamanan, Swadaya Sarana Informatika (SSI).
Iptu Indah Dewi dari Polres Polman, menjelaskan bahwa sebelum api berkobar, salah seorang petugas di dalam mobil sudah sempat mencium bau bensin yang kuat. "Saat itu sempat dilakukan pengecekan, namun tidak ditemukan kebocoran," ujar Indah Dewi.
Setelah melakukan pengisian di ATM BNI Amazon Wonomulyo, sopir digantikan oleh Surya, 31, karyawan SSI. Dalam perjalanan menuju Majene, asap tiba-tiba membumbung dari jok tengah mobil, disusul kobaran api yang menyala-nyala.
"Petugas segera meminta sopir menepi dan keluar dari kendaraan. Namun, kepanikan membuat kunci kontak tertinggal di dalam, sehingga pintu mobil tidak dapat dibuka kembali untuk menyelamatkan uang tunai. Api langsung membesar, tidak sempat selamatkan uang. Semua terbakar," tutur IPTU Indah Dewi menuturkan kronologi terbakarnya mobil pengangkut uang itu.
Total uang yang diangkut mobil tersebut sebesar Rp5,2 miliar, yang terdiri dari Rp3,4 miliar pecahan Rp100 ribu dan Rp1,8 miliar pecahan Rp50 ribu. Sebelum kebakaran, petugas telah mengisi dua ATM lainnya dengan total Rp1 miliar. Dengan demikian, estimasi uang yang musnah dilalap api mencapai Rp4,6 miliar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tinambung dan Campalagian akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 12.50 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kapolsek Tinambung, IPTU Muh. Azharil Naufal, membenarkan insiden ini. Tim dari Satreskrim Polres Polman yang dipimpin langsung oleh AKP Budi Adi telah turun tangan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung intensif. "Dugaan sementara bisa karena kebocoran bahan bakar atau korsleting listrik. Namun, kami masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap semua pihak yang terlibat untuk memastikan akar penyebabnya," tegas Budi Adi.
Kegiatan olah TKP baru berakhir pukul 16.00 WITA. Hingga saat, pihak Bank BNI Cabang Polman bersama aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan inventarisasi terhadap sisa-sisa uang yang mungkin dapat diselamatkan dari puing mobil yang hangus. (M-1)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan Koperasi Swadharma Pematangsiantar bukan merupakan bagian dari perseroan.
BNI memberikan klarifikasi terkait aksi demonstrasi di Pematang Siantar. Bank menegaskan isu tersebut berkaitan dengan koperasi yang bukan bagian dari BNI.
Indonesia langsung menggila di Piala Thomas 2026! Sikat Aljazair 5-0 tanpa ampun, Ginting hingga Jojo tampil dominan.
Adhyaksa International Run 2026 di Bali diikuti 3.500 pelari internasional. BNI dorong sport tourism, ekonomi lokal, dan digitalisasi keuangan.
BNI imbau nasabah waspadai modus vishing, phishing, dan social engineering. Simak tips aman transaksi digital dan cara lindungi data pribadi di sini.
Program yang dijalankan melalui inisiatif BNI Berbagi ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved