Pendataan dan Perbaikan Rumah Rusak di Aceh Dipercepat

Putri Rosmalia Octaviyani
15/12/2016 11:49
Pendataan dan Perbaikan Rumah Rusak di Aceh Dipercepat
(ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

MEMASUKI hari kesembilan masa tanggap darurat pasca gempa 6,5 SR di Aceh, pendataan bangunan rusak terus dipercepat. Masa tanggap darurat tetap berlaku selama 14 hari sejak kejadian gempa yaitu 7-20 Desember 2016.

"Pendataan rumah terus dilakukan secara cepat. Data sementara rumah rusak yang dilaporkan ke Posko Utama di Pidie Jaya terus bertambah," ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo menjelaskan, untuk mempercepat penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah kepada masyarakat yang rusak, maka tidak perlu menunggu pendataan semua rumah selesai. Setiap hari Bupati akan mengeluarkan SK dan kemudian BNPB menyalurkan bantuan Rp40 juta untuk rumah rusak berat dan Rp20 juta untuk rumah rusak sedang-ringan.

"Ini mekanisme baru dalam penanganan bencana. Sebelumnya menunggu semua verifikasi selesai baru di SK-kan dan disalurkan bantuan. Tapi saat ini sesuai arahan Presiden dilakukan bertahap sesuai hasil verifikasi harian. Cara ini akan lebih cepat," ungkap Sutopo.

Ia melanjutkan, secara umum penyaluran bantuan dan logistik mencukupi. Bantuan terus berdatangan. Penanganan berjalan dengan baik. Peran pemerintah, pemda, NGO, relawan dan masyarakat sangat nyata membantu korban bencana gempa di Aceh.

Sementara itu jumlah pengungsi menjadi 85.161 orang yaitu Pidie Jaya 82.122 orang, Pidie 1.295 orang dan Bireuen 1.324 orang. Semua pengungsi di Bireuen menumpang pada kerabatnya. Sebagian besar pengungsi membangun tenda atau barak di sekitar lingkungan rumahnya.

Meskipun rumahnya roboh atau rusak berat, umumnya pengungsi nyaman tinggal di tenda dekat rumahnya sambil mengawasi harta miliknya daripada ditempatkan di pengungsian.

Di sisi lain, Kementerian PU dan Dinas PU serta beberapa ahli bangunan dari ITB dan Unsyiah terus mendata tingkat kerusakan bangunan. Data rumah rusak sementara adalah 16.238 unit yaitu 2.536 rusak berat, 2.473 rusak sedang, dan 11.329 rusak ringan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya